Mercedes-Benz Diramal Hanya Jadi Perusahaan Kecil Lima Tahun Lagi

Sindonews, Jurnalis · Senin 16 November 2020 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 52 2310202 mercedes-benz-diramal-hanya-jadi-perusahaan-kecil-lima-tahun-lagi-8xZ4A6WGuy.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Daimler Automotive Group (AG) meminta brand mewah yang ada dalam grup mereka, Mercedes-Benz mendefinisikan ulang lagi makna mewah di era elektrifikasi.

"Lima tahun ke depan kami akan menjadi perusahaan yang lebih kecil. Kami akan melakukan perubahan fundamental dari segi jejak kaki proses industri dan pembuatan mesin," terang Chief Executive Officer (CEO) Daimler AG Ola Kallenius dilansir dari Sindonews.com.

Ola mengatakan perubahan itu terjadi karena Mercedes berupaya mendapatkan profit bukan lagi dengan menjual mobil mewah. Di masa depan profit itu akan datang dalam bentuk layanan peningkatan perangkat lunak yang ada di dalam mobil.

Baca juga: Tesla, Volkswagen hingga Hyundai Minat Bangun Pabrik di Indonesia

Baca juga: Buka Lowongan Kerja, General Motors Cari 3.000 Karyawan Baru

Dia mengatakan proses produksi mobil listrik akan jauh berbeda dengan proses produksi mobil berbahan bakar bensin atau solar. Waktu yang digunakan akan jauh lebih cepat karena menurutnya mobil listrik hanya membutuhkan 200 komponen untuk diproduksi. Jauh lebih sedikit dibandingkan mobil konvensional yang butuh 1.400 komponen.

Perubahan inilah yang membuat perusahaan mobil akan memangkas pekerja mereka. Selain karena memang tidak dibutuhkan juga karena memang untuk menggandakan efisiensi. Pemangkasan kerja itu kemudian akan digantikan dengan peningkatan tenaga kerja kreatif dalam elektrifikasi. Dari situlah Mercedes akan jadi perusahaan yang kecil dari segi jumlah tenaga kerja.

"Sebaliknya, saat ini kami sudah mempekerjakan para insinyur yang fokus dalam mengembangkan perangkat lunak baru, para ahli dalam baterai kimia dan elektrifikasi," jelasnya.

Membuat Daimler jadi perusahaan kecil menurut Ola Kallenius juga cocok denga era baru di mana mobil mewah tidak lagi dilihat dari bentuknya saja tapi juga dari keberlanjutan sebagai moda transportasi.

Kemewahan menurutnya juga didapat dari peningatan perangkat lunak yang ada di dalam mobil. Mobi mewah di masa depan adalah mobil yang akan terus menerima pembaruan perangkat lunak yang telah diisi dengan berbagai fitur canggih.

"Akan mirip seperti iPhone, penggunanya bisa meningkatkan kemampuan fitur-fitur yang sudah ada di dalamnya dengan fitur yang lebih canggih dan baru. Itulah yang menarik," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini