Ini Alasan Mengapa Garis Jalan Berwarna Putih dan Kuning

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Selasa 08 Desember 2020 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 08 52 2323639 ini-alasan-mengapa-garis-jalan-berwarna-putih-dan-kuning-ntg5lCvvE0.jpg Marka jalan (Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Bagi penggun jalan raya, mungkin sudah tidak asing lagi dengan garis-garis yang terdapat pada jalan. Umumnya, garis ini berwarna putih dan kuning. Bukan sembarangan, warna ini ternyata digunakan karena alasan keselamatan.

Meskipun tidak mengetahui artinya, sejumlah marka jalan dapat dipahami karena penggunaan warna tertentu. Otak manusia akan mengasosiasikan warna dengan perasaan tertentu. Begitu juga dengan simbol di jalan, dapat mengomunikasikan bahaya hanya melalui warna.

Baca Juga: Hampir 2 Juta Pengemudi Mobil Akui Nyetir dalam Pengaruh Alkohol

Dilansir dari Mental Floss, hal ini dipertimbangan ketika pemerintah federal memberikan standar marka jalan untuk memisahkan jalur lalu lintas pada tahun 1971. Warna yang digunakan sampai saat ini adalah putih dan kuning. Pembedaan dimaksudkan untuk mencegah kecelakaan.

Baca Juga: 6 Tips Aman di Jalan Raya

Awalnya, Edward Hines merancang garis tengah modern pertama untuk jalan pada tahun 1900-an. Dia membuatnya warna putih karena terinspirasi dari tumpahan susu yang pernah dilihatnya di aspal. Warna itu tetap menjadi pilihan satu-satunya selama beberapa dekade.

Tahun 1955, sebagian besar negara bagian menggunakan warna putih untuk memisahkan jalur lalu lintas. Namun, berbeda dengan Oregon yang memilih warna kuning karena dianggap lebih baik menunjukkan kehati-hatian.

Pada tahun 1971, orang yang berwenang terhadap standarisasi simbol jalan raya telah setuju dengan sudut pandang Oregon.

Warna kuning memang lebih kuat menunjukkan hati-hati. Hal inI terus berlanjut pada lampu lalu lintas yang memberi sinyal lambat. Bahkan, warna ini pernah menjadi tanda berhenti di awal abad ke-20.

Meski begitu, warna putih masih tetap digunakan untuk memisahkan jalur lalu lintas. Aturan ini tercatat dalam Manual of Uniform Control Devices for Streets and Highways edisi 1971 dan masih terus digunakan hingga saat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini