Begini Bahaya Menjalankan Mobil saat Bahan Bakar Rendah

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Selasa 15 Desember 2020 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 15 52 2327969 begini-bahaya-menjalankan-mobil-saat-bahan-bakar-rendah-kkaVqAvIoA.jpg Bahan Bakar Minyak (foto: shutterstock)

JAKARTA - Setiap kendaraan termasuk mobil, pasti memiliki indikator bahan bakar yang dapat memberitahu kapan waktunya untuk mengisi. Beberapa orang terkadang terlalu memaksakan membawa mobil ketika jumlah bahan bakar rendah atau sedikit.

Banyak hal yang menjadi faktornya, seperti SPBU yang kehabisan stok, kemacetan, atau hanya sekedar mencoba peruntungan. Apapun alasannya, mengemudi mobil yang memiliki bahan bakar rendah dapat merusak kendaraan.

 Baca Juga: 5 Sepeda Motor Paling Irit Bahan Bakar di 2020

Dilansir dari Mental Floss, Selasa (15/12/2020), bensin mengalir dari tangka ke mesin melalui pompa bahan bakar mobil. Saat mengisi tangki, gas memasuki pompa bahan bakar melalui saringan dan terus bergerak melalui pompa bulat lain sebelum akhirnya motor pompa listrik untuk mendinginkan lilitan tembaga.

Ketika mobil kehabisan bahan bakar, udara yang akan mendinginkan lilitan tersebut. Namun masalahnya, udara tidak bekerja sebaik gas yang mengalir. Dengan begitu, ada potensi motor listrik pompa bahan bakar terlalu panas, menyebabkan lilitan meleleh, yang akhirnya merusak perangkat.

Menjalankan mobil dengan bahan bakar rendah dapat menyebabkan kerusakan lainnya pada mobil. Ini akan mengeruk sedimen yang terkumpul dari dasar tangki. Kendaraan akan menyedot bahan bakar melalui bagian bawah sehingga membuat filter tersumbat.

Jika hal ini terjadi, maka mobil akan sulit dijalankan karena bahan bakar yang masuk ke mesin tidak cukup. Ketika laju aliran bahan bakar melambat, motor pompa listrik bisa menjadi terlalu panas.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini