Autopilot Tesla Mampu Kurangi Angka Kecelakaan di Jalan Raya

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 15 2328708 autopilot-tesla-mampu-kurangi-angka-kecelakaan-di-jalan-raya-FQ6pnfVNuc.jpg Tesla (Foto: mentafloss)

KECELAKAAN saat berkendara bisa mengancam siapapun di jalan raya. Beberapa di antaranya kadang terjadi karena kelalaian dari pengemudi itu sendiri. Selain itu faktor lain seperti kondisi jalanan dan kendaraan juga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

Berbagai teknologi canggih coba dikembangkan oleh produsen mobil di dunia demi menekan angka kecelakaan. Salah satu dari teknologi itu adalah Autopilot Tesla.

(Baca juga: Kejam! Remaja Diperkosa Ayah Kandung & Dianiaya Ibunya) 

Menurut laporan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), kendaraan yang memiliki fitur Autopilot Tesla dapat mengurangi angka kecelakaan sebesar 40 persen. Laporan itu dibuat sebagai respons atas kecelakaan fatal tahun 2016 yang melibatkan trailer traktor menabrak Tesla Model S di jalan Florida.

Dilansir dari Mental Floss, Rabu (16/12/2020), Autopilot Tesla memiliki sensor yang dapat mengaktifkan rem mobil ketika potensi tabrakan terdeteksi, bahkan ketika pengemudi tidak bereaksi tepat waktu. Selain itu ada juga cruise control yang dapat memperhihtungkan kecepatan mobil lain.

Namun, laporan itu menjelaskan bahwa pengereman otomatis mobil dirancang untuk tabrakan di bagian belakang. Jika potensi tabrakan dari samping, itu di luar kendali dari sistem dan bukan kegagalan fungsi teknologi tersebut.

Selain itu ada juga sistem Autosteer yang bertanggung jawab atas pengurangan signifikan dalam kecelakaan Tesla. Sistem ini dapat mendeteksi marka jalan dan keberadaan kendaraan lain dan membantu pengemudi agar tetap di jalur mereka.

 (Baca juga: Sistem Autopilot Tesla Dikritik, Begini Jawaban Elon Musk)

Namun, sistem ini juga memerlukan pengendara tetap memegang kemudi. Jika sensor tidak mendeteksi tangan di roda, perangkat lunak akan memperingatkan pengemudi beberapa kali sebelum akhirnya menonaktifkan teknologi tersebut.

Setelah Tesla memulai debut Autosteer, tingkat kecelakaan berkurang hampir 40 persen. Sebelumnya, setiap juta mil ada 1,3 kecelakaan saat kantung udara Tesla dipasang. Angka ini turun menjadi 0,8 setelah sistem Autosteer terpasang.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini