Chip Langka, GM Perpanjang Pemangkasan Produksi Mobil

Susi Susanti, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 52 2359686 chip-langka-gm-perpanjang-pemangkasan-produksi-mobil-YgOrrB55uB.jpg GM pangkas produksi mobil (Foto: Antara/ Jim Barcus for General Motors)

JAKARTA - Menyusul kelangkaan chip semikonduktor yang dirasakan produsen mobil di seluruh dunia, General Motors (GM) memperpanjang pemangkasan produksi mobil di tiga pabrik miliknya di Amerika Utara hingga setidaknya pertengahan Maret.

Pada Selasa (9/2), saingan GM di AS, Ford Motor Co, juga mengatakan dalam kasus terbatas, memarkirkan kendaraan yang dirakit karena kekurangan chip.

Menurut laporan Reuters, GM, yang sahamnya turun 1,1 persen setelah pengumuman tersebut, tidak mengungkapkan dampaknya pada volume atau pemasok dan suku cadang mana yang terpengaruh kekurangan chip.

Tetapi mereka mengatakan akan fokus untuk menjaga produksi tetap berjalan di pabrik yang membangun kendaraan dengan keuntungan tertinggi: truk pickup ukuran penuh dan SUV.

GM mengatakan pihaknya bermaksud untuk mengganti produksi yang hilang sebanyak mungkin setelah kekurangan chip berkurang.

“Pasokan semikonduktor tetap menjadi masalah yang dihadapi seluruh industri,” kata juru bicara GM David Barnas, seperti dikutip Antara.

(Baca juga: Pandemi Covid-19, Mobil Pikap dan City Car Diprediksi Jadi Mobil Terlaris 2021)

"Rencana GM adalah memanfaatkan setiap semikonduktor yang tersedia untuk membangun dan mengirimkan produk kami yang paling populer dan dalam permintaan,” lanjutnya.

GM mengatakan sedang memperpanjang waktu penghentian operasi di pabrik AS di Fairfax, Kansas; pabriknya di Kanada di Ingersoll, Ontario; dan fasilitas Meksiko di San Luis Potosi hingga pertengahan Maret ketika akan menilai kembali situasinya.

(Baca juga: Daftar Harga Mobil MPV di Indonesia per Februari 2021, Paling Murah Rp150 Jutaan)

Selain itu, GM mengatakan akan memproduksi tetapi dalam kondisi tidak lengkap (belum dilengkapi chip) untuk kendaraan perakitan akhir di Wentzville, Missouri, dan pabrik Meksiko di Ramos Arizpe.

Kendaraan GM yang terkena dampak dari pabrik idle termasuk sedan Chevrolet Malibu, SUV Cadillac XT4, Chevy Equinox, dan SUV GMC Terrain. Kendaraan yang tidak lengkap untuk saat ini termasuk Chevy Colorado, pickup GMC Canyon dan SUV Chevy Blazer.

Minggu ini, GM mengatakan akan menghentikan tiga pabrik yang sekarang telah memperpanjang waktu henti dan mengatakan akan mengurangi separuh produksi di sebuah pabrik di Korea Selatan.

Sementara itu, melalui konferensi perse pada Selasa (9/2), Chief product platform officer Ford, Hau Thai-Tang, mengatakan kemungkinan bahwa Ford mungkin harus memarkir kendaraan yang belum dilengkapi chip.

Juru bicara Ford Kelli Felker mengatakan perusahaan melakukan itu "dalam kasus tertentu," tetapi tidak mengatakan kendaraan apa yang terpengaruh.

Kekurangan chip terjadi karena turunnya pasokan chip sementara kebutuhan untuk produk elektronik konsumen juga besar.

Diketahui, konsumen telah membeli laptop, konsol game, dan produk elektronik lainnya selama pandemi, yang menyebabkan persediaan chip terbatas. Mereka juga telah membeli lebih banyak mobil daripada yang diperkirakan pejabat industri musim semi lalu, yang semakin menekan pasokan.

Kekurangan chip telah mempengaruhi banyak produsen mobil, termasuk Toyota, Volkswagen, Stellantis, Renault, Subaru, Nissan, Honda dan Mazda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini