Mobil Listrik Indonesia Perlu Kebijakan Komprehensif agar Tumbuh dan Menarik Investor

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 15 April 2021 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 52 2395142 mobil-listrik-indonesia-perlu-kebijakan-komprehensif-agar-tumbuh-dan-menarik-investor-PoeRCHiCs6.jpg Mobil listrik Kemenhub (foto: Okezone)

Dalam mendukung transisi energi pada sektor transportasi tersebut, pemerintah sedang menyusun sebuah kebijakan dan program untuk menggantikan mobil internal combustion engine (ICE) dengan electric vehicle (EV) atau mobil listrik secara bertahap. EV adalah kendaraan yang digerakkan dengan sebuah atau lebih mesin listrik; roda dua (motor); roda tiga; roda empat atau lebih (mobil) dan kendaraan jenis lain yang menggunakan mesin listrik. Menurut data dari Biro Pusat Statistik (BPS), jumlah total kendaraan di Indonesia pada tahun 2019 mencapai 133 juta unit, yang didominasi oleh kendaraan internal combustion engine (ICE). Jumlah ini hanya sekitar setengah dari total jumlah kendaraan di Tiongkok.

Lebih lanjut, data menunjukkan bahwa total jumlah kendaraan di Indonesia semakin bertambah setiap tahun.

Total jumlah kendaraan di Indonesia dari tahun 2017 ke 2018 meningkat 5.9 persen, sedangkan dari tahun 2018 ke 2019 meningkat 5.3 persen. Dari 84 persen total kendaraan di Indonesia, jenis motor menduduki jumlah terbesar. Disusul mobil pribadi pada urutan kedua yakni mencapai 11.6 persen dari total kendaraan di Indonesia.

Sementara, 4.4 persen dari total seluruh kendaraan terdiri dari jenis bus dan kargo. Di Indonesia, kenaikan jumlah kendaraan berkaitan dengan kenaikan emisi karbon dari sektor transportasi. Sehingga, transisi energi pada sektor transportasi di Indonesia menjadi penting untuk mengurangi masalah lingkungan sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini