Kaca Lampu Mobil Kerap Berembun Saat Hujan, Ini Penyebabnya

Dani M Dahwilani, Jurnalis · Senin 19 April 2021 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 52 2397255 kaca-lampu-mobil-kerap-berembun-saat-hujan-ini-penyebabnya-VFeKBroc7F.jpg Ilustrasi kaca lampu depan mobil (foto: IST)

JAKARTA - Berkendara di tengah guyuran hujan biasanya membuat kaca lampu depan mobil sering berembun, fatalnya kondisi tersebut mengganggu penerangan dan membahayakan pandangan pengemudi saat sedang berkendara, terutama ketika turun hujan.

Apa penyebabnya? Munculnya embun atau kondensasi di bagian dalam mika lampu umumnya karena ada perbedaan suhu udara antara di luar dan bagian dalam kaca lampu. Biasanya muncul bintik-bintik air di dalam mika yang dapat merusak pemandangan (kusam) dan daya sorot lampu berkurang. Bahkan, jika sering terjadi bisa membuat korslet pada bohlam lampu.

“Munculnya embun di dalam mika lampu biasanya terjadi ketika cuaca sedang hujan, atau kendaraan habis keluar dari tempat cucian mobil. Saat kondisi tersebut, perbedaan suhu antara ruang dalam dan luar mika terjadi hingga menyebabkan terbentuknya embun,” ujar Technical National PT Astra International - Peugeot, Samsudin dalam keterangan tertulis, Minggu (18/4/2021).

Baca Juga: Musim Hujan, Ini Cara Agar Air Tidak Menempel pada Kaca Mobil

Dia menuturkan, hadirnya embun tidak bisa didiamkan. Embun masuk ke dalam rumah lampu, biasanya terjadi akibat sealant yang jadi perekat antara mika dan rumah lampu bocor. Ini bisa disebabkan usia plastik yang sudah lama sehingga mulai getas termakan usia. Jadi kemungkinan air menyusup masuk kian besar.

Adanya air di dalam mika lampu bisa terjadi juga jika mobil habis menerjang banjir. Air bisa masuk melalui lubang ventilasi atau karet sil pelindung rumah bohlam (fiting lampu).

Baca Juga: Cara Rawat Kaca Film di Mobil, Jangan Pernah Gunakan Pembersih Beralkohol

Jika kondisi embun terlalu sering terjadi, bahkan hingga air masuk ke dalam rumah lampu, mau tidak mau lampu harus dibongkar. Lakukan perawatan sekaligus perbaikan di area yang rusak, sekaligus dibersihkan. Ganti sealant yang lebih baik agar tidak terjadi kebocoran.

“Kalau belum sempat bawa ke bengkel khusus lampu, tindakan preventif yang bisa Anda lakukan adalah menghindari penyemprotan air bertekanan tinggi di seputar headlamp. Apalagi coba-coba menerobos banjir, terutama mobil-mobil rendah model sedan,” kata Samsudin.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini