Ingin Punya Mobil Klasik? Ini yang Harus Dilakukan

Wahyu Sibarani, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 52 2398203 ingin-punya-mobil-klasik-ini-yang-harus-dilakukan-SmxPBwrTdI.jpg Mobil klasik (Foto: Dreamstime, FT montage)

JAKARTAMobil klasik kerap memiliki pesona dan daya tarik tersendiri. Tak heran jika banyak orang yang ingin memilikinya. Tapi, jangan lupa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda ingin memiliki mobil klasik.

Rony Arifudin, Ketua Umum Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI)mengatakan saat memutuskan punya mobil klasik maka pemilik harus benar-benar melakukan pemeriksaan secara komprehensi mulai dari ujung ke ujung. Jika tidak memiliki pengetahuan soal mobil klasik, dia menyarankan untuk melibatkan tenaga ahli yang paham mobil klasik.

"Semuanya diperiksa dar ujung ke ujung mulai dari kaki-kaki, body hingga mesin. Bahkan kalau perlu sampai turun mesin," ujarnya.

(Baca juga: Wuling HongguangMINI EV, Mobil Berjuluk 'Tesla Killer' dengan Atap Terbuka)

Setelahnya calon pemilik mobil klasik harus memiliki pemahaman bahwa mobil yang mereka incar harus direstorasi. Seperti saat memerika, proses restorasi juga sebaiknya dilakukan secara menyeluruh.

"Saat proses restorasi itu, orang yang akan berpengalaman tentu akan tahu, sparepart apa yang perlu diganti atau hanya perlu diperbaiki," terangnya.

Rony Arifudin mengatakan untuk sparepart mesin mobil klasik sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan. Pasalnya mesin mobil klasik masih bisa ditemukan. Kalau pun tidak ada mesin mobil yang ada saat ini bisa dilakukan penyesuaian.

"Yang pengalaman pasti bisa melakukan penyesuaian mesin dengan cara membubut," jelasnya.

(Baca juga: Macan dan Cayenne Primadona Penjualan Porsche)

Yang jadi masalah justru adalah sparepart aksesoris orisinal dari mobil klasik seperti emblem, lampu, lis dan sebagainya. Pasalnya populasi aksesoris orisinal mobil klasik kadang tidak ditemukan di dalam negeri. Itulah mengapa PPMKI membuka diri dengan berbagai komunitas penggemar mobil klasik lainnya di negara-negara lain agar mendapat informasi keberadaan berbagai sparepart yang dibutuhkan mobil klasik. "Kalau enggak ada di dalam negeri memang harus keluar negeri," tambahnya.

 (sst)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini