Gara-Gara Lupa Rem Tangan, Ferrari Seharga Rp13,5 Miliar Masuk ke Danau

Dani M Dahwilani, Jurnalis · Kamis 22 April 2021 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 52 2399175 gara-gara-lupa-rem-tangan-ferrari-seharga-rp13-5-miliar-masuk-ke-danau-XdHfMB40xF.jpg Diduga karena pemilik lupa mengaktifkan rem tangan, Ferrari 812 GTS seharga Rp13,5 miliar masuk ke danau. (Foto: Carscoops)

BRESCIA – Sebuah supercar Ferrari 812 GTS, yang harganya ditaksir mencapai Rp13,5 miliar masuk ke sebuah danau akibat kelalaian pemiliknya.

Menurut media lokal, saat kejadian supercar Italia itu sedang diparkir di sepanjang Jalan Raya Via Achille Grandi Sirmione, Brescia, Italia Utara. Menurut Formula Passion, mobil secara tidak sengaja dalam posisi netral di jalan sedikit menurun tanpa menggunakan rem tangan.

BACA JUGA: Ferrari Tunda Pengiriman Mobil Ramah Lingkungan akibat Virus Corona

Ini cukup mudah, terutama yang memiliki rem tangan tradisional, bukan elektronik. Namun, seperti yang dicatat Drive, tidak mudah memosisikan Ferrari 812 dalam keadaan netral tanpa rem darurat. Pengemudi perlu menarik kedua paddle shifters untuk mengaktifkan netral tetapi setelah melepaskan rem, mobil akan secara otomatis mengaktifkan Kunci (Lock) untuk mencegahnya bergerak.

Jika pengemudi ingin membiarkan mobil dalam keadaan netral tanpa mengaktifkan rem tangan, mereka perlu mengaktifkan mode Cuci Mobil (Carwash) yang melibatkan penggunaan netral, mematikan kendaraan, dan menyalakan mode aksesori dalam tiga detik.

Mode ini memerlukan pengaktifan manual dari rem parkir dan tidak menerapkannya secara otomatis. Tidak jelas apakah pemilik 812 GTS ini memiliki mode Carwash pada saat itu atau secara tidak sengaja melepaskan rem tangan.

BACA JUGA: Wabah Virus Corona, Ferrari Berencana Buka Kembali Pabrik di Italia

Terlepas dari penyebabnya, gambar menunjukkan Ferrari sudah terendam air dengan ketinggian satu kaki. Sulit untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang disebabkan.

Formula Passion melaporkan mobil itu telah ditarik keluar dari air. Jika mesin dalam posisi mati saat nyemplung ke danau kemungkinan terjadi water hummer atau hydrolocked dapat dihindari. Namun, bila dalam kondisi hidup dipastikan perbaikan tidak murah.

(DKA)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini