Bugatti Chiron dan Pesawat Tempur Adu Kecepatan, Siapa Menang?

Dani M Dahwilani, Jurnalis · Jum'at 21 Mei 2021 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 52 2413550 bugatti-chiron-dan-pesawat-tempur-adu-kecepatan-siapa-menang-fTljFxWarL.jpg Bugatti Chiron dan pesawat tempur Dassault Rafale Marine adu kecepatan (Foto Carscoops)

RICHARD Hammond, penyair sekaligus jurnalis terkenal asal Inggris pernah memacu Bugatti Veyron, salah satu mobil terkuat di dunia, melawan kecepatan jet tempur Eurofighter Typhoon. Atraksi itu dilakukan dalam pertunjukan yang digelar Top Gear, pada 2007.

Kala itu, hypercar tersebut sulit mengimbangi pesawat perang, meskipun performa garis lurusnya mengesankan.

Baca juga: Pacar Ronaldo Pamer Mobil Bugatti Veyron, Ini Spesifikasinya

Nah, 14 tahun kemudian, penggantinya Bugatti Chiron kembali beradu kekuatan dengan Dassault Rafale Marine, pesawat tempur kebanggaan Angkatan Laut Prancis. Itu berlangsung di pangkalan Angkatan Laut Landivisiau, wilayah barat Prancis.

Bugatti Chiron Sport yang dipilih adalah model Les Legendes du Ciel (LDC) produksi terbatas hanya 20 unit dikemudikan Pierre-Henri Raphanel.

Melansir dari Carscoops, Jumat (21/5/2021), penguji resmi Bugatti ini mengambil bagian dalam 24 Hours of Le Mans 14 kali antara 1986 dan 2000, memenangkan kejuaraan Formula 3 Prancis pada 1985 dan memenuhi syarat F1 Monaco Grand Prix pada 1989.

Dia telah bekerja dengan produsen mobil Molsheim selama lebih dari satu dekade. Dia memecahkan rekor kecepatan untuk mobil legal jalan raya pada 2010 dengan Veyron Super Sport 16,4 mencapai 268 mph (431.072 km/jam).

Sementara pilot pesawat kapten fregat Rafale Marine, Etienne, di sebelah hypercar menyaksikan bagaimana keduanya berhadapan dalam percepatan dan pengereman.

“Presisi dan persiapan adalah segalanya. Semuanya terjadi dengan sangat cepat di Rafale Marine, dan setiap gerakan yang Anda lakukan harus benar.

Baca juga: Spesial, Bugatti Chiron Tanpa Atap Khusus Disiapkan untuk 1 Orang

Dan hal yang sama berlaku untuk Chiron Sport dengan kecepatan tinggi,” kata pilot angkatan laut itu.

Tak lama setelah adu kecepatan dimulai, Chiron Sport bertenaga 1.500 PS (1.479 HP / 1.103 kW) dan 1.600 Nm (1.180 lb-ft) 8,0 liter quad-turbo W16 (dikawinkan dengan mesin ganda 7-percepatan, transmisi otomatis-clutch dan penggerak semua roda) memimpin.

Hypercar ini dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam (62 mph) dalam waktu 2,4 detik. Kemudian, kecepatan 200 km/jam (124 mph) dalam 6,1 detik, 300 km/jam (186 mph) dalam 13,1 detik, dan 400 km/jam (249 mph) dalam 32,6 detik.

Di sisi lain, Jet Tempur Rafale mencapai 165 km/jam (103 mph) setelah melintasi 150 meter (492 kaki), 210 km/jam (130 mph) setelah 250 meter (820 kaki) dan lepas landas setelah 450 meter (1.476 kaki) sekitar 260 km/jam (162 mph).

Pesawat ini memiliki tenaga 5.727 PS (5.646 HP / 4.212 kW) dan dapat mencapai kecepatan tertinggi lebih dari 1,6 Mach (1.975 km/jam atau sekitar 1.227 mph).

Dengan berat 10,3 ton (22.700 lbs) kering dan dengan berat maksimum 24.5 ton (54.000 lbs), jet tempur kursi tunggal ini memiliki panjang 15,5 meter (610 in) dan lebar sayap 10,86 meter (428 in).

"Saya menarik diri dari Rafale selama beberapa ratus meter pertama, tetapi setelah beberapa ratus meter lebih, itu sekitar 20 meter di atas dan samping saya di udara. Pemandangan yang luar biasa dan fantastis,” kata Raphanel.

Penyelenggara menyatakan perbandingan kecepatan Buggati Chiron dan jet tempur tersebut seri atau imbang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini