9 Perangkat Keselamatan Wajib Dikenakan Pembalap MotoGP, Apa Saja?

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Selasa 08 Juni 2021 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 53 2422046 9-perangkat-keselamatan-wajib-dikenakan-pembalap-motogp-apa-saja-L38DjTIMnT.jpg Pembalap dari Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales (MotoGP)

SEBAGAI ajang kejuaran balap motor kelas utama, MotoGP menekankan standar tinggi bagi peserta. Termasuk soal keselamatan, mengingat risiko ikut kejuaraan ini sangat tinggi sehingga pembalapnya butuh perlindungan ekstra.

Berbagai perlengkapan yang menunjang keselamatan dirancang sedemikian rupa untuk membuat para pembalap aman dan nyaman ketika beraksi di lintasan.

Baca juga:  Ohvale GP-0 Motor MiniGP Hanya Dijual 46 Unit, Berminat?

Lantas, apa saja perlengkapan balap yang wajib dikenakan seorang pembalap MotoGP?

Dikutip dari Auto Sport, Selasa (8/6/2021), berikut ini daftar alat-alat keselamatan di MotoGP :

1. Helm

Pada 2019, FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) memperkenalkan aturan baru yang berarti helm pengendara harus dihomologasi dengan standar FIM.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan tingkat perlindungan terhadap cedera otak yang dapat diakibatkan oleh benturan berat.

 ilustrasi

Helm Valentino Rossi

Pengujian FIM lebih ketat, dan termasuk uji benturan miring di mana helm dijatuhkan ke landasan 45 ° pada kecepatan yang berbeda untuk mengukur tingkat penyerapan.

Permukaan benturan ditutupi dengan amplas untuk meniru gesekan di aspal, dan helm ini memiliki model silikon dari kepala manusia untuk membuat pengujian serepresentatif mungkin.

2. Visor

Helm balap tidak akan lengkap tanpa pelindung, dan seperti kulit terluarnya, helm ini harus sangat kuat untuk melindungi pengendara dari puing-puing.

Visor terbuat dari bahan yang tidak mudah retak atau patah, sehingga proyektil berkecepatan tinggi tidak membahayakan penglihatan pengendara. Mereka juga dapat ditutupi dengan lapisan anti-kabut yang mencegah pembentukan kondensasi dalam kondisi dingin.

3. Pakaian balap

Pakaian balap modern adalah peralatan yang canggih, dan di MotoGP pakaian tersebut disesuaikan untuk setiap pengendara. Pakaian ini dibuat untuk memaksimalkan kenyamanan dalam posisi agresif yang diadopsi pengendara di atas motor.

 ilustrasi

Pakaian ini sering kali dibuat dari kulit kanguru atau kulit sapi dan dijahit dengan tangan. Karena itu setiap setelan membutuhkan waktu berjam-jam untuk diselesaikan. Mereka cenderung memiliki berat beberapa kilo, tidak seperti overall ringan dan tahan api yang digunakan di F1.

Baca juga:  Ini Tips Aman Berkendara Motor Sambil Boncengin Anak

Kulit banyak digunakan dalam pakaian balap sepeda sejak tahun 1950-an, meskipun kompleksitas desain telah meningkat secara dramatis sejak saat itu. Ada banyak alasan mengapa kulit menjadi bahan pilihan, meskipun kemampuannya menahan abrasi adalah kualitas utama di balik penggunaan yang berkelanjutan hingga saat ini.

4. Airbag

Alat yang paling rumit adalah airbag, yang telah digunakan di MotoGP selama bertahun-tahun tetapi akhirnya menjadi wajib pada 2018.

Airbag ini ditempatkan di sekitar punggung, bahu, dan tulang rusuk di dalam setelan, dan dirancang untuk menyerap gaya yang dialami pengendara saat mereka jatuh dari sepeda mereka.

Pakaian balap dilengkapi dengan akselerometer, giroskop, dan GPS, dan airbag yang diaktifkan ketika sensor mendeteksi bahwa telah terjadi jatuh.

Perangkat lunak ini sangat pintar dan dapat membedakan antara kejadian asli dan nyaris celaka, sehingga inflasi tidak terjadi secara acak.

Versi awal dari teknologi ini menampilkan kabel yang terpasang pada bodi sepeda, dengan cara yang sama seperti mekanisme penghentian darurat di treadmill. Ketika pengendara jatuh, kabelnya akan ditarik dan sistem diaktifkan.

 

5. Armour

 

Kulit saja tidak cukup untuk melindungi tubuh pengendara dalam kecelakaan, sehingga area yang paling rentan diperkuat dengan pelindung yang dirancang untuk menyerap pukulan dan benturan.

Siku, bahu, lutut, dan pinggul paling diperhatikan dalam hal ini. Pakaian balap biasanya memiliki saku di dalamnya untuk menyimpan sisipan pelindung. Ini dibuat ringan dan fleksibel sehingga tidak menghalangi posisi pengendara di atas sepeda atau menyebabkan ketidaknyamanan.

6. Sarung tangan

Sarung tangan pembalap MotoGPjuga terbuat dari kulit, dan harus tumpang tindih dengan setelan balap pengendara setidaknya 50mm. Sistem pengikat yang aman juga merupakan keharusan agar tidak robek jika pengendara terlempar melintasi aspal..

Di sisi telapak sarung tangan, kulit yang digunakan di jari cenderung lebih tipis daripada di area lain mana pun. Ini dilakukan untuk menghindari gangguan perasaan pengendara terhadap tuas rem, yang dengan sendirinya merupakan pertimbangan keselamatan utama.

7. Pelindung lutut dan siku

Ide memasang pelindung (pad) di bahu, siku, dan lutut ini awalnya adalah untuk mengurangi energi dari benturan dengan aspal atau bagian lintasan lain.

Tapi belakangan, karena gaya pembalap juga menggunakan siku untuk menahan motor saat menikung, fungsi pad ini pun dikembangkan tidak hanya untuk mengurangi gesekan.

Karena harus kuat namun ringan, bahan untuk pelindung bahu, siku, dan lutut ini biasanya dari thermoplastic dan campuran material lain.

8. Sepatu bot

Sepatu bot balap modern telah berevolusi selama bertahun-tahun menjadi salah satu perlengkapan keselamatan yang direkayasa secara menyeluruh yang dipakai pengendara.

Belakangan terdiri dari boot bagian dalam dan kulit luar yang pertama dikelilingi oleh sejenis kerangka luar yang memberikan perlindungan tambahan pada tumit dan pergelangan kaki pada khususnya. Kedua area tersebut disatukan oleh bagian yang memungkinkan kebebasan bergerak, tetapi mencegah benturan berlebihan jika terjadi kecelakaan.

9. Chest protectors (pelindung dada)

Chest protector adalah benda wajib di MotoGP, dan harus berukuran minimal 230cm². Beberapa dibuat dari busa berteknologi tinggi yang membantu menyerap benturan yang disebabkan oleh serpihan atau jatuh. Benda ini hanya masuk ke dalam pakaian balap dan hampir tidak terlihat saat di-zip sepenuhnya.

Beberapa pelindung dada lebih mirip dengan pelindung punggung, dengan struktur sarang lebah memberikan perlindungan benturan yang lebih substansial. Mereka juga berventilasi lebih baik, meskipun ada lebih banyak transfer getaran melalui tangki motor saat balapan.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini