Setir Mobil Sulit Kembali ke Normal Usai Belok? Periksa 5 Bagian Ini!

Bertold Ananda, Jurnalis · Senin 14 Juni 2021 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 87 2424993 setir-mobil-sulit-kembali-ke-normal-usai-belok-periksa-5-bagian-ini-lUNY0RoxMZ.jpg Setir mobil (MentalFloss)

PERNAHKAH Anda mengalami sistem kemudi atau setir kendaraan mengalami problem? Tentu saja inisangat menganggu dan tidak nyaman. Apalagi pada saat digunakan ketika dibelokan stir tidak kembali keposisi semula.

Sistem kerja setir mobil normalnya ketika dibelokan pasti akan kembali ke posisi lurus. Jika dibiarkan saja maka akan membahayakan keselamatan Anda dalam berkendara. Periksalah segera sebelum terjadi hal yang fatal pada kendaraan.

Baca juga: Ini Penyebab Setir Mobil Bergetar Saat Direm dan Cara Mengatasinya

Mengutip dari Auto2000, berikut penyebab setir tidak kembali ke posisi lurus setelah berbelok :

1. Belum dilakukan spooring

Ban kiri dan kanan yang tidak sama setiingannya bisa jadi salah satu penyebab setir mobil tidak bisa otomatis lurus setelah dipakai belok ke kanan atau kiri. Biasanya itu terjadi karena benturan keras atau penggantian tie rod dan long tie rod bisa menyebabkan perubahan pada arah dan sudutnya.

Oleh karena itu bila kendaraan Anda pernah melakukan penggantian tie rod dan long tie rod, sebaiknya segera lakukan spooring dan balancing untuk meluruskan setir. Di samping itu, spooring dan balancing juga perlu dilakukan rutin untuk menjaga agar sudut-sudutnya selaras dan menjaga umur ban tetap awet.

2. Sudut caster berubah

Salain belum di spooring, Sudut caster berubah juga bisa menjadi penyebab stir tidak lurus setelah berbelok. Sudut Caster adalah ukuran jarak ke depan dan belakang sumbu kemudi terhadap sumbu vertikal yang dilihat dari sisi samping kendaraan.

Baca juga: Begini Posisi Tangan Terbaik saat Memegang Setir Mobil

Sumbu ini menghubungkan titik pivot bawah dengan atas dan membentuk sudut dengan garis vertikal melewati titik pivot bawah. Sudut caster memudahkan dalam mengarahkan roda kemudi dan menjaga stabilitas kendaraan.

3. Penggunaan spare part KW dan tidak original

Memakan komponen yang sifat nya KW dan tidak ori bisa menimbulkan penyebab setir mobil tidak kembali setelah belok. Pasalnya, kualitas suku cadang asli dengan yang tidak resmi sudah pasti berbeda bahan dan ketahanan meskipun bentuk fisiknya sama persis.

Biasanya rata-rata suku cadang non resmi jauh lebih berat daripada yang asli dan resmi. Terlebih,. Makanya tak heran kalau setir sulit sampai kembali ke posisi lurus setelah belok.

4. Kebocoran oli power steering

Faktor kebocoran oli power steering juga bisa jadi indikasi penyebab setir mobil tidak kembali setelah belok. Cobalah untuk mengecek , jika bocor lakukan penggantian seal dan oli power steering yang baru lalu lakuakn test drive untuk mengecek apakah masalah tersebut sudah dapat teratasi.

Kalau tidak terjadi perbedaan yang siknifikan maka lakukan penggantian komponen power steering.

5. Rack Steer Pernah di Bongkar

Rack steer yang pernah dilakukan pembongkaran bisa menjadi pemicu utama steer sulit kembali ke posisi lurus saat setelah belok. Coba lah untuk membuka baut penyetelnya.

Kalau setelah pembongkaran baut dipasang terlalu kencang, maka setir tidak dapat lurus setelah belok. Anda bisa melonggarkan baut penyetelnya sebanyak 90 derajat. Setelah itu lakukan test drive untuk merasakan perubahan yang terjadi pada kemudi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini