Pernah Eksis di Jakarta, 5 Transportasi Umum Ini Sekarang Tinggal Kenangan

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Selasa 22 Juni 2021 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 52 2429221 pernah-eksis-di-jakarta-5-transportasi-umum-ini-sekarang-tinggal-kenangan-GXh47Yq8W1.jpg Trem uap yang pernah berjaya di Jakarta zaman dulu (Wikipedia)

JAKARTA genap berusia 494 tahun, pada Selasa (22/6/2021). Banyak yang berubah dari kota ini, salah satunya transportasi umum.

Dulu Jakarta punya bus tingkat, oplet, hingga trem. Kini semua angkutan umum tersebut itu sudah tergeser oleh moda transportasi umum yang lebih modern, seperti Bus Transjakarta, MRT, hingga ojek online.

Baca juga:  7 Mobil Klasik Termahal di Dunia, Ada yang Lebih Setengah Triliun Lho

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini deretan transportasi yang pernah wara-wiri di Jakarta.

1. Trem

Jakarta ternyata pernah memiliki trem, layaknya yang ada negara-negara Eropa.

Kala itu, Belanda mulai memperkenalkan trem, transportasi umum yang lebih maju daripada delman yang mirip kereta listrik dan melintas di jalan umum.

10 April 1899, merupakan tahun kelahiran trem generasi terbaru untuk menggantikan trem kuda dan trem uap di Jakarta. Sebagai sarana angkutan terbaru, trem listrik langsung menjadi primadona warga Batavia (Jakarta sekarang).

Trem listrik mengoperasikan lima jalur, seperti Menteng – Kramat – Jakarta Kota. Senen – Gunung Sahari. Menteng – Merdeka Timur – Harmoni. Menteng – Tanah Abang – Harmoni. Waktu itu, sekali naik, tarifnya 10 sen.

Baca juga:  Bugatti Chiron dan Pesawat Tempur Adu Kecepatan, Siapa Menang?

Namun setelah melayani warga Jakarta selama 27 tahun, tahun 1960 ketika Sudiro menjadi walikota, trem listrik pun resmi dihapus dan menghilang dari jalanan Jakarta.

2. Oplet

Pada 1970-an, juga ada sejumlah angkutan umum massal berupa oplet. Rupanya bisa disimak di sinetron ‘Si Doel Anak Sekolahan’ yang sempat tayang di salah satu stasiun TV swasta Tanah Air.

 ilustrasi

Namun keberadaan oplet tak bertahan lama, sekitar tahun 1979-an angkutan umum tersebut diganti dengan Mikrolet dan Metro Mini.

3. Bemo

Bemo sebetulny hasil produk pabrikan Jepang, Daihatsu. Lahir dari inovasi akibat persaingan sengit dengan Toyota, lahirlah varian terbaru di tahun 1957 yang dinamakan Daihatsu Midget (kerdil).

 ilustrasi

Di Indonesia, Midget kemudian diberikan “nama baptis” Bemo. Bemo sendiri merupakan singkatan dari Becak Motor dan cukup lama merambah jalanan Ibukota dan melayani masyarakat dengan setia. Setelah bertahan cukup lama, mulai Juni 2017, Bemo pun resmi dikandangkan.

4. Bajaj

Bajaj kendaraan roda tiga yang berisik suaranya ini mulai populer pada tahun 1970. Dibandingkan dengan bemo, nasib bajaj lebih beruntung. Kini bajaj mulai digantikan dengan bajaj berbahan bakar gas yang ramah lingkungan.

5. Bus Tingkat

 

Bus tingkat pertama menyapa warga Jakarta tahun 1983 dimana armadanya diboyong dari Inggris, dengan merk Leyland Atlantean yang merupakan bus tingkat dengan masa produksi terlama yaitu 1958 hingga tahun 1986.

Dengan daya angkut mencapai lebih dari 100 penumpang, bus tingkat ini menjadi legenda transportasi darat di Jakarta. Adapun pengoperasian bus tingkat ditangani oleh Perum PPD.

 ilustrasi

Trayek bus tingkat terakhir yang beroperasi di Jakarta adalah Patas 1, jurusan Blok M-Kota dan versi reguler (lebih murah) bernomor 70 dengan rute serupa, yang waktu itu merupakan salah satu rute terpadat di Jakarta.

Setelah berkiprah melayani warga Ibukota selama 10 tahun, bus tingkat legendaris ini akhirnya dipensiunkan pemerintah DKI Jakarta. Perawatan yang kurang baik, serta sulitnya mencari suku cadang menjadi alasan utama dikandangkannya bus tingkat ini.

Kini, bus tingkat kembali diaktifkan dengan unit yang lebih modern. Bus tingkat masa sekarang memiliki rute yang tergolong dekat, yakni mengkitari beberapa objek wisata, bus ini pun gratis bagi penumpang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini