Kenali Cara Merawat Motor Sport, 9 Komponen Ini Bisa Dicek Sendiri di Rumah

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 03 Juli 2021 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 03 87 2434929 kenali-cara-merawat-motor-sport-9-komponen-ini-bisa-dicek-sendiri-di-rumah-yAUG085NB6.jpg Ilustrasi rawat motor (Okezone)

PEMERINTAH menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali mulai, Sabtu (3/7/2021) hingga 20 Juli, untuk menekan lonjakan kasus COVID-19. Mobilitas warga dibatasi.

Kondisi seperti ini mengharuskan kita lebih banyak waktu di rumah. Anda bisa memanfaatkan waktu luang untuk merawat kendaraan semisal motor sport.

Baca juga:  5 Motor Tercepat di Dunia 2021, Lebih Kencang dari Supercar

Motor sport bisa digunakan untuk aktivitas harian maupun hobi. Tapi, pengguna harus tetap perlu memerhatikan perawatannya, agar mendukung performanya tetap baik.

”Perawatan motor sangat penting dilakukan, termasuk kategori motor sport. Konsumen wajib mengetahui berbagai komponen yang perlu diperhatikan dan memahami cara pengecekannya,” kata Riyadi Prihantono, Manager Service CS Divison PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Pengecekan sejumlah bagian penting dari sepeda motor dapat dilakukan oleh pemiliknya sendiri di rumah. Berikut caranya.

1. Bahan bakar

 

Periksa saluran bahan bakar. Jika ada kebocoran tangki bahan bakar, cek saluran selang apakah ada sumbatan, retak atau rusak.

Baca juga: 5 Sepeda Motor Paling Irit Bahan Bakar di 2020

Untuk memastikan jika ada kebocoran bahan bakar juga bisa dicek dengan penciuman, apakah ada bau bensin. Jika ada kebocoran, cek posisinya dan hindari dari percikan api.

2. Oli mesin

Periksa ketinggian oli mesin menggunakan stik oli dan periksa jika ada kebocoran oli di sekitar mesin. Dan biasakan mengganti oli secara rutin setiap 3.000 km.

3. Cairan pendingin (air radiator)

Periksa ketinggian cairan pendingin di dalam reservoir. Jika kurang dapat ditambahkan cairan pendingin yang disarankan. Serta periksa jika ada kebocoran sistem pendingin.

4. Sistem pengereman

Periksa ketinggian level minyak rem melalui indikator pada master rem, serta memeriksa ketebalan kampas rem depan dan belakang melalui indikator keausan kampas rem.

Bersihkan kampas rem dari oli, pelumas, serbuk kampas rem pada permukaan rem dan komponen sekitarnya.

5. Kopling dan pemindah gigi

Periksa gerak bebas tuas kopling dan setel jika diperlukan. Pastikan perpindahan gigi dapat bergerak dengan normal dan setel jika diperlukan.

6. Rantai penggerak

Bersihkan dan lumasi rantai, serta periksa kekencangan rantai jika perlu setel di bengkel terdekat. Gunakan produk pelumas rantai yang disarankan.

7. Kondisi ban

Cek kondisi tekanan ban dan alur ban agar berkendara lebih nyaman performa tetap maksimal. Tekanan ban normal ban depan : 200 kPa/ 29 psi dan ban belakang : 225 kPa/33 psi.

8. Periksa kondisi battery atau accu

Cara yang paling mudah dengan cek fungsi starting dan klakson jika masih berfungsi artinya aki dalam kondisi oke.

Jika memiliki multitester, maka battery atau accu kondisi yang OK memiliki tegangan >12.4 volt. Jika hasil ukur di bawah angka tersebut, lakukan pengisian ulang di bengkel terpercaya.

9. Bersihkan motor dan lumasi

 

Jika motor parkir selalu di ruang terbuka, bersihkan motor dari debu dan kotoran lainnya secara rutin. Atau setelah motor terkena hujan baiknya motor dicuci untuk menghindari karat pada komponen sepeda motor. Setelah itu lumasi lubang kunci, tutup tangki, handle grip kiri kanan dan bagian lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini