Mau Transmisi Mobil Matik Tetap Awet? Hindari 5 Kebiasaan Buruk Ini

Bertold Ananda, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 87 2436938 mau-transmisi-mobil-matik-tetap-awet-hindari-5-kebiasaan-buruk-ini-7uHsMIQ5Kt.jpg Transmisi matik (Istimewa)

PEMILIK mobil sayogianya wajib tahu cara merawat kendaraannya agar tetap awet. Terlebih pada setiap komponen yang terdapat pada mobil. Tapi, sebagian orang melupakan hal ini.

Menggunakan mobil secara sembarangan tentunya dapat memperpendek umur pakai komponen tersebut. Khususnya pada mobil dengan transmisi otomatis.

Alih-alih transmisi otomatis atau automatic lebih gampang digunakan ketimbang mobil manual, menjadikan masyarakat sering menggunakan mobil dengan transmisi matik dengan cara sembrono.

Baca juga: Langkah Sederhana Merawat Mobil Bertransmisi Matik

Jika komponen pada transmisi otomatis rusak, maka akan meraup kocek yang besar untuk biaya perabaikanya.

Dirangkum dari beberapa sumber, berikut 5 kebiasaan buruk yang harus dihindari supaya transmisi matik tetap awet dan terjaga.

1. Melewati turunan dengan memindahkan transmisi posisi N (Netral)

Kebanyakan orang melakukan hal ini dengan alasan untuk menghemat bahan bakar mobil. Hal tersebut merupakan salah besar.

Pasalnya jika Anda memindahkan transmisi otomatis keposisi D maka sistem saluran injektor dengan sendirinya mememotong bahan bakar ke mesin Anda.

Jadi tidak ada gunanya Anda memindahkan ke posisi N pada saat melewati turunan, bahkan berbahaya karena mobil dapat meluncur dengan mudah tanpa kendali mesin dan transmisi.

2. Melakukan perpindahan dari posisi N ke D dengan menginjak gas

Hal ini sangat di hindari pada mobil bertransmisi otomatis. Kebiasaan buruk ini dilakukan oleh masyarakat yang sedang telat dan buru-buru.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Mobil Bertransmisi Matic Dibanding Konvensional

Selain dapat membahayakan pengendara lain ternyata ini merupakan cara tercepat untuk membuat pita dalam transmisi mobil Anda cepat aus dan rusak. Butuh biaya yang mahal untuk mengganti komponen tersebut.

3. Memindahkan gigi sebelum mobil benar-benar berhenti

Ini juga termasuk kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh sebagian orang. Alih-alih dengan alasan terburu-buru membuat perpindahan gigi misalnya dari posisi D ke R dilakukan dalam kendaraan masih berjalan. Hal tersebut sebaiknya hindari, pastikan memindahkan gigi dalam posisi mobil benar-benar berhenti.

Jika kebiasaan buruk itu dilakukan terus menerus maka dapat membuat komponen gear pada transmisi mobil cepat rontok dan mengalami keusan. Memperbaikinya juga menghabiskan biaya yang mahal.

4. Menempatkan posisi D pada saat kondisi lampu merah dalam waktu lama

Hal ini juga tidak disarankan dan masuk dalam kebiasaan buruk pengguna mobil transmisi otomatis.

Hal tersebut dapat membuat transmisi otomatis menjadi stress karena gear transmisi terus berputar dan memberi sinyal bahwa posisi mobil masih berjalan, sementara kendaraan berhenti karena Anda menginjak rem.

Jika itu dilakukan terus menerus maka yang terjadi kopling matic serta gear transmisi menjadi aus bahkan habis.

5. Pindah ke posisi P saat kondisi belom berenti total

Ini juga sebaiknya dihindari. Hal itu dapat menyebabkan pin pengunci pada sistem transmisi akan rusak bahkan patah. Pastikan untuk menggunakan transmisi mobil matic dengan benar dan hati-hati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini