Wajib Tahu, Ini 5 Tanda Ban Motor Harus Segera Diganti

Bertold Ananda, Jurnalis · Rabu 14 Juli 2021 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 87 2440135 wajib-tahu-ini-5-tanda-ban-motor-harus-segera-diganti-U4meo8cFdd.jpg Ilustrasi ban motor (Okezone)

BAN merupakan komponen yang sangat penting bagi kendaraan. Kondisi ban yang kurang baik dapat merusak performa kendaraan. Ban yang licin bisa membahayakan keselamatan.

Maka dari itu pentingnya untuk merawat ban dengan baik untuk meminimalisasi risiko kecelakaan. Jangan menunggu ban dalam kondisi retak, botak dan robek. Lakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan penggantian secara berkala.

Baca juga: Perhatikan, Ini Tanda-Tanda Ban Mobil Harus Segera Diganti

Dirangkum dari beberapa sumber, berikut cara dan waktu yang tepat untuk mengganti ban motor :

1. Periksa kondisi batas alur keausan tapak ban

Setiap ban memiliki indikator tapak keausan. Mirip dengan tonjolan kecil dan dapat ditemukan di bagian bawah alur utama. Setelah karet yang tersisa telah aus hingga tingkat ini, ban telah mencapai batas keausan yang sah yaitu 1 mm.

Ilustrasi

Indikator tersebut sebagai peringatan dan saran dari pabrikan Anda untuk mengganti ban Anda sebelum mencapai titik ini.

Melewati titik ini, keamanan Anda tidak dapat dijamin, begitu pula cengkeraman atau performa, terutama pada permukaan basah. Apalagi alur ban sampe botak dan retak, akan sangat beresiko ban dapat selip lebih besar

2. Ban menunjukkan umur dan tanda-tanda penuaan

Sulit untuk memprediksi umur ban karena tidak ada hubungannya dengan tanggal pembuatannya. Ban yang tidak pernah digunakan atau jarang digunakan mungkin masih menunjukkan tanda-tanda penuaan.

Baca juga: Mengenal Tipe Ban Khusus Motor Dual Purpose

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi masa pakainya: kondisi cuaca, kondisi penyimpanan dan penggunaan, beban, kecepatan, tekanan ban, perawatan, gaya berkendara.

Idealnya rekomendasi usia ban motor mesti diganti setelah menginjak umur 2 tahun. Untuk itu bagi semua pengendara secara teratur meluangkan waktu beberapa saat untuk memeriksa ban mereka untuk mengetahui tanda-tanda penuaan atau keausan eksternal seperti retakan pada tapak ban.

3. Ban rusak

Waktu yang tepat untuk mengganti ban ketika ban yang Anda gunakan mengalami kerusakan. Rusaknya ban bisa diakibakan oleh beberapa faktor seperti menerabas trotoar, lubang, atau benda tumpul dapat merusak ban secara serius.

Timbulnya robek, getas dan retak pada ban itu sangat berbahaya apabila masih Anda pergunakan. Segera ganti dengan yang baru demi keselamatan berkendara Anda.

4. Patokan pada jarak tempuh ban

Keausan yang tidak biasa pada tapak ban dapat dilihat dari patokan jarak tempuh. Disarankan untuk memiliki patokan dalam mengganti ban depan motor setiap 12.000-14.000 km. Sementara untuk ban belakang disarankan untuk mengganti jika sudah menempuh jarak 10.000-12.000 km.

Namun yang paling penting adalah liatlah kondisi ban secara visual. Jika dirasa masih memiliki alur yang tebal dan bagus maka tidak perlu lakukan penggantian. Hal tersebut hanya dijadikan patokan jarak tempuh ban saja.

Ilustrasi

5. Memakai spesifikasi yang tidak sesuai rekomendasi motor

Pilih ban Anda sesuai dengan persyaratan hukum dan spesifikasi yang direkomendasikan untuk kendaraan Anda.

Hal itu disebabkan karena ban yang memiliki desain, tapak, dan pola keausan yang berbeda/belang tentunya dapat mempengaruhi keseimbangan dan stabilitas kendaraan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini