5 Risiko Kerusakaan jika Mobil Lama Tak Dipakai Akibat PPKM Darurat

Bertold Ananda, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 87 2441710 5-risiko-kerusakaan-jika-mobil-lama-tak-dipakai-akibat-ppkm-darurat-zLgadlIjsn.jpg Ilustrasi bersihkan mobil (Icebergwindows)

PPKM Darurat yang diterapkan di sebagian wilayah Indonesia untuk menekan lonjakan kasus COVID-19 membuat aktivitas masyarakat berkurang di luar rumah. Otomatis mobil lebih banyak terparkir di garasi.

Mobil yang diparkir lama tanpa digunakan ternyata berisiko rusak, bahkan bisa tak bisa distater. Jadi panaskan secara rutin mobil Anda, dan pakailah sesekali berjalan sekitar lingkungan tempat tinggal serta rawat interior dan eksteriornya.

Baca juga: 9 Tips Perawatan Mobil yang Lama Terparkir di Rumah Akibat PPKM

Berikut sejumlah risiko dialami mobil jika terlalu lama tak dipakai :

1. Tekanan angin mobil berkurang dan berpotensi kempis

Risiko pertama bermula dari ban, ban yang didiamkan terlalu lama maka tekanan angin pada ban pastinya akan berkurang perlahan-lahan. Hal itu disebabkan karena perbedaan suhu yang dapat menyebabkan angin menyusut.

Ilustrasi

2. Aki tekor

Ini yang umumnya menjadi permasalahan utama pada kendaraan jika terparkir terlalu lama dalam garasi dan sering membuat masyarakat panik. Hal ini disebabkan karena tegangan arus pada aki mengalami penurunan daya dengan sendirinya.

Baca juga: Jangan Terkecoh Harga Murah, Ini 8 Tips Cerdas Membeli Mobil Bekas

Ini bisa diakibatkan oleh umur aki dan, arus listrik yang tidak stabil dan juga kualitas aki tersebut. Maka dari itu selama mobil berdiam di dalam garasi tipsnya adalah panaskan mesin secara berkala untuk menjaga aki memiliki tegangan arus yang stabil sehingga mesin dapat dinyalakan dengan mudah.

3. BBM basi

Bahan bakar minyak atau BBM juga bisa memicu terjadi resiko kerusakan pada mobil. Pasalnya BBM akan bercampur dengan embun di dalam tangki bahan bakar. Hal ini beresiko terjadi endapan kotoran dan deposit yang dapat menurunkan kualitas BBM.

Parahnya lagi dapat membuat tangki bahan bakar anda menjadi korosi/karat yang beresiko terjadi kebocoran bahan bakar yang tentunya sangat berbahaya.

4. Muncul karat pada piringan rem

Resiko yang ke empat ini juga sangat beresiko, karena dapat mengurangi performa kampas rem dalam melakukan pengereman. Hal itu terjadi karena piringan yang terbuat dari logam besi mengalami karat.

Tipsnya luangkan waktu untuk berkendara keliling komplek dan fungsikan rem sesuai kebutuhan. Itu akan membuat karat pada piringan rem akan hilang akibat pengereman.

Ilustrasi

5. Bersihkan mesin, exterior dan interior mobil

Pastikan selalu menjaga kebersihan pada mobil kesayangan Anda. Baik dari sektor mesin, exterior dan interior mobil. Hal itu diterapakan sebagai perawatan dalam mobil Anda.

Poin ini pastinya akan menambah kenyamanan Anda dalam berkendara sewaktu-waktu mobil akan di gunakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini