6 Tips Aman Memodifikasi Kendaraan Agar Tak Sampai Kena Tilang

Bertold Ananda, Jurnalis · Kamis 29 Juli 2021 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 312 2447777 6-tips-aman-memodifikasi-kendaraan-agar-tak-sampai-kena-tilang-RiZuPhXCTE.jpg Ilustrasi motor modifikasi (Okezone)

SEBAGIAN pencinta otomotif tidak puas dengan tampilan sepeda motor standar pabrikan. Mereka rela menghabiskan uang demi memodifikasi kendaraan kesayangannya agar terlihat beda dari yang lain.

Namun, Anda perlu tahu bahwa terdapat aturan melarang mengubah dan melakukan memodifikasi kendaraan secara sembarangan, karena bisa bertentangan dengan ketentuan pada Pasal 277 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.

Bunyinya, “Setiap orang yang memasukkan Kendaraan Bermotor, kereta gandengan, dan kereta tempelan ke dalam wilayah Republik Indonesia, membuat, merakit, atau memodifikasi Kendaraan Bermotor yang menyebabkan perubahan tipe, kereta gandengan, kereta tempelan, dan kendaraan khusus yang dioperasikan di dalam negeri yang tidak memenuhi kewajiban uji tipe sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah).”

Baca juga: Modifikasi Toyota 86 Jadi Mobil Bertenaga Listrik

Ada hal-hal yang harus diperhatikan saat memodifikasi kendaraan agar tak melanggar aturan atau kena tilang di jalan raya.

Melansir dari laman resmi Astra Motor, Kamis (28/7/2021), berikut tips aman memodifikasi kendaraan :

1. Hindari ubah dimensi ukuran kendaraan

Hal yang pertama hindari untuk mengubah ukuran, model dimensi kendaraan Anda. Hal itu dilarang karena tidak sesuai dengan format pada STNK maupun BPKB motor Anda.

Ketidak sesuaian akan merepotkan diri Anda sendiri lantaran ketika ketilang oleh petugas lalu lintas. Akibatnya motor Anda di bawa ke kantor kepolisian akibat STNK dan dimensi motor tidak sama.

2. Dilarang mengubah, memangkas/ memotong rangka motor

Hal ini juga dilarang keras oleh pihak kepolisian lantaran terjadi ketidak sesuaian terhadap jenis dan bentuk motor yang tertera di STNK.

Selanjutnya itu mengubah rangka motor juga akan menghilangkan no rangka yang tertera pada kerangka motor untuk administrasi terkait TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor).

Baca juga: Bak Onthel, Harley-Davison Perkenalkan Sepeda Listrik yang Keren

Selain itu mengubah memangkas dan memotong rangka motor juga berefek pada buruk nya pengendalian dan kestabilan kendaraan ketika digunakan dijalan raya.

3. Dilarang untuk mengubah cc tenaga mesin

Hal ini sebaiknya dihindari dan jangan pernah lakukan terhadap motor kesayangan Anda. Hal ini disebabkan karena tidak aman serta dapat mencelakanan diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain.

Selain itu mengubah cc tenaga mesin juga akan merusak komponen motor yang dapat menyebabkan mesin tidak awet. Hal itu terjadi karena terdapat ketidaksesuaian komponen dari pabrikan dengan tangan manusia yang mengerjakan.

4. Hindari mengubah warna kendaraan bermotor

Supaya Anda aman dan dapat berkendara dengan aman dan nyaman, lebih baik hindari untuk mengubah warna kendaraan. Hal itu terjadi karena terdapat ketidaksesuaian antara warna motor dengan warna yang tertera pada STNK.

5. Dilarang mencopot spion dan lampu sein

Masih banyak para pemilik kendaraan bermotor yang melepas spion dan lampu sein miliknya. Hal ini sebaiknya dihindari. Sebab, sangat berbahaya dan dapat berpotensi terjadi kecelakaan akibat kecerobohan Anda.

Spion digunakan untuk melihat situasi kendaraan di bekalang. Sementara lampu sein berguna untuk memberikan sinyal kepada penggendara lain.

Ilustrasi

6. Jangan mengganti knlapot racing

Beberapa waktu lalu petugas kepolisian bertindak tegas terhadap para penggendara sepeda motor yang menggunakan knalpot racing. Hal itu disebabkan karena dapat menimbulkan polusi suara yang dapat menggangu pengguna penggendara lain.

Oleh sebab itu sekarang ini petugas lalu lintas akan menindas tegas pengendara yang masih menggunakan knlpot racing dengan menilang dan membuang knlpot tersebut dan di musnahkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini