Nekat! Sekelompok Bikers Jadikan Jalur Penyelamat untuk Kopdar

Bertold Ananda, Jurnalis · Senin 30 Agustus 2021 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 53 2463469 nekat-sekelompok-bikers-jadikan-jalur-penyelamat-untuk-kopdar-n8nSBxZr4G.jpg Sekelompok pemotor terlihat berkumpul di jalur penyelamatan (Instagram @brorondm)

BARU-baru ini viral foto sekelompok bikers diketahui sedang sunmori yang dinilai membahayakan. Pasalnya sekumpulan komunitas itu melakukan kopi darat alias Kopdar di jalur penyelamat.

Belum diketahui secara pasti kapan waktu kejadian ini berlangsung. Tapi diketahui lokasi tersebut berada di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat. Foto ini salah satunya diunggah oleh akun Instagram @ brorondm.

Baca juga: Catat! 5 Mobil Ini Diprediksi Tutup Usia pada 2022

Tidak diketahui dengan jelas apa yang rencana yang dilakukan oleh serombongan bikers komunitas tersebut. Melihat dari foto tersebut tampaknya para bikers tersebut sedang beristirahat dan bersantai. Namun terlepas dari motif atau kegiatan apapun yang mereka lakukan di jalur penyelamat tidak dianjurkan dan sangat berbahaya.

Perlu Anda ketahui bahwa jalur penyelamat atau bisa disebut dengan Emergency Safety Area dapat Anda temui pada jalan tol maupun non tol dengan keadaan kontur jalan yang menurun.

Penjelasan lebih lanjut yang dikutip oleh Badan Pengatur Jalan Tol atau BPJT fungsi jalur penyelamat sebagai peredam laju kendaraan kecil maupun besar dengan konturnya sengaja dibuat kasar dan bergelombang. Bertujuan untuk dapat menjebak atau mengunci laju kendaraan saat terjadi masalah rem yang blong atau tidak berfungsi dengan baik.

Baca juga: Selamat dari COVID-19, Deddy Corbuzier Hadiahkan Toyota Fortuner ke Dokter Gunawan

Rata-rata ketinggian jalur penyelamatan sekitar yang sering ditemui yaitu enam meter, dengan panjang jalan mencapai 20 meter hingga lebar tiga meter, penempatan lokasi nya terletak di bagian sebelah kiri jalan. Emergency safety area ditempatkan di beberapa Jalan Tol di Indonesia dengan jalan terjal menurun.

Penjelasan tersebut mengartikan bahwa jalur penyelamat harus bersih dari objek diam yang berada di lokasi seperti motor, mobil, sepeda. Bayangkan jika lokasi jalur penyelamat dihinggapi oleh bikers tersebut untuk parkir, istirahat atau di jadikan tikum (titik kumpul), maka hal itu akan sangat membahyakan nyawa.

Ilustrasi

Jika terdapat kendaraan datang dari atas dengan kondisi kerusakan pada sistem pengereman dan mempergunakan jalur penyelamat tersebut. Maka yang terjadi rombongan tersebut dihantam oleh kendaraan yang mengalami kendala tersebut.

“Bagi para pengendara yang melintas juga dilarang untuk sengaja berhenti di lajur tersebut apabila tidak dalam kondisi darurat. Hal ini juga akan sangat membahayakan dan mengganggu pengendara lain yang mungkin membutuhkan lajur penyelamat tersebut saat situasi darurat,” tulis Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini