Wujudkan Nol Emisi Karbon, Hyundai Setop Penjualan Mobil Bensin pada 2035

Bertold Ananda, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 52 2467417 wujudkan-nol-emisi-karbon-hyundai-setop-penjualan-mobil-bensin-pada-2035-tjiwzmnmum.jpg Hyundai (Carscoops.com)

HYUNDAI pada IAA Mobility Show 2021 menyatakan komitmennya untuk mewujudkan zero atau nol emisi netral karbon pada 2045. Produsen mobil asal Korea Selatan itu memprediksi menghentikan penjualan kendaraan bertenaga ICE alias bensin di Eropa mulai 2035.

Sementara kendaraan tanpa emisi Battery Electric Vehicle (BEV) dan dan Full Cell Electric Vehicle (FCEV) akan di targetkan dari sekarang hingga mencapai 80 persen sebelum memasuki tahun 2040.

Baca juga: Masalah Kebocoran Rem, Hyundai Tarik 390 Ribu Mobil dari AS dan Kanada

Pada masa depan Hyundai akan difokuskan pada mobilitas bersih sebagai platform generasi berikutnya yang ramah lingkungan. Pihak perusahaan telah berkomitmen bahwa pada tahun 2040, emisi karbonnya akan berkurang hingga 75 persen.

Dilansir dari Carscoops, Selasa (7/9/2021), langkah pertama yang dilakukan Hyundai adalah dengan meningkatkan penjualan kendaraan tanpa emisi (ZEV) secara bertahap yang mencakup model BEV (baterai-listrik) dan FCEV (sel bahan bakar).

Langkah itu akan mencakup sebesar 30 persen dari penjualan global Hyundai pada tahun 2030 dan 80 persen dari total penjualan armadanya pada tahun 2040.

Pada tahun 2023 nanti, Produsen akan meluncurkan generasi baru Nexo bersama dengan sebuah MPV menggunakan teknologi sel bahan bakar (FCEV). Setelah 2025, model sel bahan bakar lain akan menyusul dalam bentuk SUV.

Baca juga: Hyundai New Santa Fe Resmi Mengaspal di Indonesia

Perusahaan juga telah berinvestasi di perusahaan rintisan global di bidang hidrogen hijau dan berencana membangun infrastruktur di negara-negara “dengan dukungan pemerintah yang kuat dan sumber energi terbarukan yang melimpah”.

Selain itu demi Mendukung tujuan energi hijau, pihak pabrikan saat ini juga secara aktif mengerjakan kendaraan terbang seperti yang ditunjukkan oleh konsep S-A1 Urban Air Mobility (UAM) pada tahun 2020 tahu lalu .

UAM listrik penuh pertama ini dirancang untuk operasi dalam kota yang nantinya akan diluncurkan pada tahun 2028, dan kendaraan terbang lainnya untuk menghubungkan kota-kota yang berdekatan akan menyusul pada tahun 2030-an.

“Di bawah visi perusahaan kami, Kemajuan untuk Kemanusiaan, Hyundai Motor bertekad untuk melakukan hal yang benar bagi dunia. Perubahan iklim adalah tantangan tak terbantahkan yang membutuhkan perhatian semua orang secara mendesak," kata Jaehoon Chang, Presiden dan CEO Hyundai Motor Company.

Ilustrasi

Hal itu membuat pihak pabrikan memutuskan pada tahun 2035 nanti , pihak pabrikan memastikan hanya akan menawarkan BEV dan FCEV di Eropa, selangkah lebih maju terkati dengan rumor regulasi yang beredar bahwa pada tahun 2040, kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil akan dihapus secara bertahap pada pasar utama.

“Hyundai Motor berkomitmen untuk menjadi netral karbon dalam produk dan operasi globalnya pada tahun 2045, dan kami akan melakukan investasi dalam transportasi yang lebih bersih dan solusi energi yang lebih hijau untuk mencapai masa depan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan untuk semua," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini