Kenali 2 Cara Praktis Mengecek Dinamo Ampere pada Mobil

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 87 2467665 kenali-2-cara-praktis-mengecek-dinamo-ampere-pada-mobil-w2fkRjGt9d.JPG Dinamo Ampere Mobil (Foto: hawkmotorsport.com)

KOMPONEN mobil bisa menyala dipicu oleh energi listrik yang berasal dari dinamo ampere. Selain mengecek oli, Anda juga perlu memerhatikan dinamo ampere mobil agar tidak rusak dan mobil tetap berjalan maksimal.

Dinamo ampere berfungsi sebagai pengganti aki saat mobil dinyalakan. Energi listrik dari dinamo ampere dialirkan ke aki, kemudian disalurkan ke komponen mobil yang hanya bisa digerakkan dengan listrik. Contohnya, lampu, starter mobil, dan sejenisnya.

Biasanya, dinamo ampere mobil dicek secara berkala di bengkel untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan. Tetapi dinamo ampere juga bisa diperiksa sendiri, apalagi saat dalam kondisi darurat, seperti mobil yang mendadak mati.

Tanpa adanya dinamo ampere, beberapa komponen mobil tidak akan bisa bergerak, bahkan mobil pun tidak bisa di-starter.

Ada dua cara mengecek dinamo ampere mobil, yaitu dengan mengetes kemagnetan atau mengetes arus dan tegangan pengisiannya. Berikut ini penjelasannya, sebagaimana dikutip dari laman Auto2000, Selasa (7/9/2021).

Cek kemagnetan dinamo ampere mobil

Tes kemagnetan ini dilakukan di bagian bodi dan pulley dinamo ampere untuk mengecek bila ada kabel kumparan yang terputus.

Baca juga: BBM Sering Tak Diisi Full, Ini 2 Efek Jangka Panjang pada Kendaraan

Untuk mengeceknya, harus menyiapkan alat yang terbuat dari logam atau besi dan berukuran panjang, seperti batang besi atau obeng, karena posisinya agak di dalam.

Kemudian, buka kap mobil dan cari posisi alternator, setelahnya hidupkan mesin mobil dengan memposisikan kunci ke arah ON.

Setelahnya, dekatkan obeng di bagian roda pemutar dinamo ampere. Bila menempel, artinya field coil pada rotor dinamo masih bisa berfungsi, begitu pun sebaliknya. Apabila tidak menempel, berarti ada masalah pada bagian tersebut, seperti adanya kabel putus.

Tidak berhenti sampai di situ, kita juga harus mengecek stator coil. Pastikan mesin mobil dalam keadaan hidup, kemudian tempelkan benda logam yang sama di bodi dinamo ampere.

Indikatornya juga sama, kalau menempel, berarti stator coil masih bisa berfungsi dengan normal, bila tidak berarti bermasalah.

Arus dan tegangan

Sama seperti tes kemagnetan di atas, cara ini pun masih bisa dilakukan dengan mudah. Di sini, kita akan mengecek arus dan tegangan dinamo ampere pada mobil hanya dengan menggunakan kunci pas ukuran 10.

Tujuannya, kita akan mengecek bila arus dan tegangan dinamo ampere masih cukup untuk menyuplai energi listrik ke seluruh komponen mobil. Ketika melakukan pengetesan, pastikan juga mesin mobil dalam keadaan menyala, sehingga arus listrik pun bisa dideteksi.

Baca juga: 3 Cara Mudah Menjaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain saat Berkendara

Di bagian aki mobil, kendorkan baut terminal positif (+) aki, kemudian lepaskan. Apabila mobil langsung mati, berarti dinamo ampere mobil bermasalah. Jangan lupa, pasang lagi bautnya setelah melakukan pengecekan dengan mematikan mesin mobilnya dulu.

Hati-hati dalam melakukan tes ini karena bisa berpotensi kesetrum. Langkah ini juga jangan dilakukan berulang kali, karena IC regulator pada dinamo ampere bisa rusak karena dilepas pasang terus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini