Imbas Pandemi dan Chip Langka, Toyota Pangkas Produksi 300.000 Unit

Bertold Ananda, Jurnalis · Sabtu 11 September 2021 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 11 52 2469811 imbas-pandemi-dan-chip-langka-toyota-pangkas-produksi-300-000-unit-rxxarzi6L0.JPG Ilustrasi (Foto: Reuters)

PABRIKAN kendaraan Jepang Toyota Motor telah mengumumkan bahwa mereka terpaksa merevisi target produksinya untuk tahun keuangan yang sedang berlangsung.

Hal ini mendadak terjadi karena disebabkan krisis kekurangan chip global dan penangguhan pekerjaan di beberapa fasilitas karena Covid-19.

Melansir laman Hindustan Times, Sabtu (11/9/2021), pabrikan asal Jepang ini memastikan akan memangkas target produksi tahunan sebanyak 300.000 unit kendaraan.

Volume produksi global yang terpengaruh oleh keputusan tersebut adalah sekitar 70.000 unit (40.000 unit di luar negeri dan 30.000 unit di Jepang), untuk bulan September ini sebanyak 330.000 unit (180.000 unit di luar negeri dan 150.000 unit di Jepang) untuk bulan Oktober mendatang.

Hingga saat ini, Toyota belum mengklarifikasi apakah fasilitas produksinya yang bertempat di India yang berlokasi di Bidadi (Karnataka) akan terpengaruh akibat keputusan ini. Pihak perusahaan menjual Innova Crysta, Fortuner, Urban Cruiser, Glanza, Yaris, Camry, dan Vellfire yang semuanya diproduksi di dalam negeri.

Baca juga: Toyota Hadirkan Kembali Corolla DX Kotak dengan Tampang Modern

Produsen mengaitkan keputusan itu dengan kekurangan suku cadang mobil yang berkelanjutan yang disebabkan oleh penyebaran Covid-19 di Asia Tenggara yang mewabah begitu cepat dan tinggi dan memengaruhi pengurangan produksi. Akibatnya, Toyota kini hanya akan memproduksi 9 juta kendaraan hingga 31 Maret 2022.

Meski prospek yang tidak jelas untuk November dan seterusnya, Toyota kemungkinan akan tetap pada rencana produksi untuk sisa tahun keuangan.

Pihak parikan juga mengatakan bahwa salah satu alasan utama di balik keputusannya untuk mengurangi produksi adalah penurunan operasi di beberapa pemasok lokal.

Sebanyak 9 pabrik Toyota yang berlokasi di Jepang dijadwalkan menghentikan produksi dalam beberapa hari mendatang karena krisis.

Toyota juga menyatakan bahwa penyebaran infeksi Covid-19 masih belum dapat diprediksi, sehingga sulit untuk memertahankan operasi karena penguncian di berbagai lokasi.

Hal itu juga berdampak bagi pelanggan yang membeli produk mereka, sehingga harus merasakan indent yang begitu lama terkait krisis chip dan semikonduktor belum lagi wabah Covid-19 yang tak kunjung lenyap. Pihak pabrikan sendiri telah meyakinkan para pelanggan bahwa mereka akan berusaha melakukan yang terbaik untuk mengirimkan mobil tepat waktu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini