5 Komponen yang Perlu Rutin Dicek untuk Maksimalkan Sistem Pengereman ABS

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 17 September 2021 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 53 2472852 5-komponen-yang-perlu-rutin-dicek-untuk-maksimalkan-sistem-pengereman-abs-kcCVpt0m0G.jpg Ilustrasi rem ABS (Istimewa)

ANTI-lock Braking System (ABS) merupakan sistem pengereman yang disematkan pada kebanyakan motor-motor matik masa kini.

Sistem pengereman dengan teknologi ABS merupakan salah satu fitur yang penting dalam mendukung kesalamatan berkendara konsumen. Fitur ini berfungsi untuk mencegah kedua roda terkunci dan kehilangan traksi saat sedang melakukan rem mendadak atau hard braking, sehingga motor pun akan lebih mudah untuk di kendalikan.

 Baca juga: Motor Matik Mati Mendadak saat Dikendarai? Kenali 6 Penyebabnya

"Agar sistem pengereman ABS ini dapat berfungsi secara optimal, konsumen juga disarankan untuk rutin mengecek kondisi komponen rem ABS dan pendukug lainnya, agar kegiatan berkendara semakin menyenangkan,” kata Antonius Widiantoro, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Berikut adalah beberapa komponen terkait sistem pengereman ABS, yang perlu dicek secara rutin oleh pemilik sepeda motor.

1. Cek kondisi minyak rem

 

Minyak rem menjadi salah satu komponen yang perlu diperhatikan, agar sistem pengereman motor dapat berkerja dengan baik. Pastikan volume minyak rem pada tangki reservoir tetap sesuai standard, artinya tidak lebih dan kurang dari batas yang tertera pada tangki tersebut.

 

2. Cek kondisi kanvas rem

Salah satu komponen penting dalam sistem pengereman motor adalah kanvas rem, karena komponen inilah yang berfungsi menjepit piringan cakram (dengan bantuan kaliper) pada saat tuas rem ditekan oleh pengendara, ketika ingin mengurangi kecepatan.

Melihat fungsinya yang begitu vital, maka wajib hukumnya mengecek dan membersihkan secara rutin kanvas rem dengan untuk menghilang kotoran dan minyak yang mungkin menempel di permukaan kanvas.

Jika kanvas rem sudah mulai aus, yang biasanya ditandai dengan permukaan yang menipis (garis tanda batas hilang tergerus), fungsi rem menjadi tidak maksimal, maka kanvas rem tersebut sebaiknya harus segera diganti.

3. Perhatikan kondisi selang rem

Jangan lupa juga untuk selalu mengecek kondisi selang rem, yang menghubungkan tuas rem dengan kaliper. Selang rem memiliki fungsi yang tak kalah penting, karena melalui selang ini, minyak rem akan mendorong caliper secara hidrolik untuk menekan piringan cakram.

Baca juga:  Kenali Risiko Pasang Gembok Bisa Rusak Rem ABS

Karena berbagai sebab, masalah pada selang rem bisa saja terjadi, seperti retak, bocor, hingga tertekuk, merupakan beberapa contoh kemungkinan yang dapat terjadi. Jika pengendara tidak merawatnya dengan baik, akan berimbas kepada sistem pengereman yang tidak maksimal.

4. Rajin bersihkan kaliper & cakram rem

Kaliper dan cakram rem merupakan komponen yang jarang sekali rusak selama pemakaiaan wajar, namun tetap saja perlu dirawat dan dicek kondisinya. Caranya dengan rutin membersihkan dari debu, tanah, minyak serta kotoran lain yang menempel pada komponen.

Jangan lupa cek juga proses pemasangannya dan pastikan komponen tersebut dalam kondisi rigid dan tidak kendor. Karena jika kondisinya goyang atau bergetar, maka komponen-komponen tersebut sangat rentan saling bergesekan dan menyebabkannya cepat aus sehingga perlu diganti.

 Ilustrasi

5. Perhatikan indikator ABS

Pada beberapa motor seperti All New NMAX 155 Connected ABS, terdapat lampu indikator ABS di bagian speedometer. Fungsi dari kehadirannya adalah untuk memberikan notifikasi kepada pengendara, terkait kondisi peranti ABS yang tertanam pada motor.

Jika lampu indikator tersebut menyala selama motor dikendarai, artinya telah terjadi malfungsi pada sistem pengereman ABS. Dalam kondisi ini, pemilik kendaraan sangat disarankan untuk segara membawa motor ke dealer resmi terdekat guna dilakukan pengecekan lebih lanjut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini