3 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Sepeda Motor di Jalan, Apa Saja?

Bertold Ananda, Jurnalis · Jum'at 01 Oktober 2021 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 01 53 2479710 3-faktor-utama-penyebab-kecelakaan-sepeda-motor-di-jalan-apa-saja-ooQdCbytK1.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

KESELAMATAN wajib diperhatikan oleh setiap pengendara baik sepeda motor maupun mobil, untuk menghindari terjadinya kecelakaan dan mewujudkan ketertiban berlalu lintas. Konsentrasi tinggi dan perlengkapan safety penting diperhatikan.

Kemudian jangan bermanuver berlebihan di jalan dan memacu kendaraan dalam kecepatan yang sulit menjaga keseimbangan, karena akan berisiko kendaraan sulit dikendalikan. Ini bisa memicu kecelakaan fatal.

Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor mengatakan secara umum ada 3 faktor penyebab kecelakaan sepeda motor di jalan.

Baca juga: Risikonya Fatal, Ini 4 Alasannya Jangan Menyalip Kendaraan Lain di Tikungan!

“Faktornya secara umum sebenarnya ada tiga yaitu manusia, kendaraan dan lingkungan, kata Johanes Lucky.

Berikut penjelasannya :

1. Manusia

Lucky juga mengakui dan percaya faktor manusia yang paling besar dampaknya dalam memicu terjadinya kecelakaan. Hal itu dikarenakan human error yang kerap menjadi pemicunya.

Maka dari itu pihak perusahaan memberikan edukasi dan pelatihan lebih kepada masyarakat karena memang manusia yang mempunyai peran paling besar.

Ilustrasi

2. Kendaraan

Faktor kendaraan juga menjadi pemicu dalam terjadi faktor kecelakaan dalam mengendarai sepeda motor. Maka dari itu Lucky juga menambahkan bahwa pihak perusahaan asal Jepang ini juga terus berinovasi dalam menghadirkan kendaraan dengan tingkat keselamatan yang tinggi dan terus dikembangkan.

Baca juga: Hindari 4 Kebiasaan Buruk Ini saat Mengendarai Motor, Risikonya Bisa Celaka

Tentunya dengan tujuan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kendaraan bermotor.

3. Lingkungan

Lingkungan juga kerap menjadi faktor dalam memicu terjadinya kecelakaan pada pengguna sepeda motor. Maka dari itu Lucky juga menambahkan lagi bahwa Pihak pabrikan ini juga akan terus berkontribusi dalam mengembangkan teknologi canggih. Diharapakan teknologi tersebut menjadi fitur mampuni yang dapat berinteraksi motor, pengendara dan pengguna jalan.

Hal itu dilakukan dan dikembangkan secara serius untuk mengurangi benturan dan kecelakaan.

Menurut Johanes Lucky, kecelakaan motor kerap menimpa pengendara dengan usia produktif. “Dari data kepolisian memang rentan di usia produktif antara 16 sampai 24 tahun,” ujarnya.

Dalam Pasal 24 huruf a Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan disebutkan bahwa usia yang dibolehkan memiliki surat izin mengemudi (SIM) paling rendah rendah berusia 17 tahun.

Tapi, kenyataannya di jalan raya di Indonesia, banyak anak belum cukup umur yang sudah menunggangi motor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini