Mudahkan Isi Daya Mobil Listrik, Akan Dibangun 5.000 Stasiun Tukar Baterai

Bertold Ananda, Jurnalis · Selasa 05 Oktober 2021 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 52 2481500 mudahkan-isi-daya-mobil-listrik-akan-dibangun-5-000-stasiun-tukar-baterai-HlWLtroWHa.jpg Stasiun pertukaran baterai mobil listrik (Carscoops)

UMUMNYA perusahaan pembuat mobil listrik atau electric vihacle (EV) akan menyediakan stasiun pengisian bahan bakar listrik untuk mengecas daya baterai EV yang sudah habis. Namun perusahaan asal China, Geely Technology Group, anak perusahaan Geely mempunyai rencana dan cara baru serta berbeda.

Baca juga: Mobil Listrik Mini Wuling Honggang Segera Diproduksi di Indonesia

Dalam mengatasi permasalahan pengisian bahan bakar mobil EV tersebut pihak pabrikan akan membangun 5.000 stasiun pertukaran baterai di seluruh China pada 2025.

Dilansir dari laman resmi Carscoops, Selasa (5/10/2021), infomasi ini terpantau dari pihak perusahaan yang memamerkan teknologi di balik layanan pertukaran baterai E-Energee pada Konferensi Internet Wuzhen 2021 lalu. Cara ini diklaim sangat cepat karena seluruh prosesnya hanya memakan waktu kurang dari satu menit.

Program pertukaran baterai diumumkan pertama kali oleh Geely pada tahun 2017. Diramaikan dengan lebih dari 1.000 orang di tim R&D.

Baca juga: Ini Dia Mobil Listrik Masa Depan yang Terinspirasi dari Serial Game

Maka dari itu proses berjalanya pembuatan stasiun pertukaran baterai E-Energee pertama dibangun di Chongqing pada September 2020 yang diikuti oleh lebih banyak stasiun di 10 provinsi China pada tahun berikutnya.

Hal ini dibuat dan di ciptakan dengan tujuannya untuk membangun layanan yang tersedia untuk banyak orang. Mekanisme pastinya, seluruh proses pertukaran baterai selesai hanya dalam waktu 59. Ini berarti bahwa baterai kosong dapat diganti dengan baterai yang terisi penuh dalam waktu kurang dari satu menit.

Itu menandakan bahwa secara signifikan hal ini lebih cepat dibandingkan dengan pengisi daya apa pun dan bahkan mengisi bahan bakar kendaraan bertenaga ICE.

Selain itu, didukung dengan layanan pembayaran registrasi otomatis, pengemudi bahkan tidak perlu turun dari kendaraannya.

ilustrasi

Saat ini, layanan tersebut digunakan sebagian besar oleh armada mobilitas, sehingga memberikan lebih sedikit waktu henti untuk kendaraan listrik mereka. Teknologi ini terdengar cukup menarik bagi pemilik EV tetapi untuk menggunakannya.

Pihak perusahaan percaya diri bahwa dengan terus mengembangkan dan membangun, pada tahun 2025 pihak perusahaan rampung hadirkan 5.000 stasiun pertukaran bahan bakar di China untuk memudahkan mobilitas masyarakat secara menyeluruh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini