Ini Negara Pertama di Dunia yang Akhiri Penggunaan Mobil Bensin, Beralih ke Kendaraan Listrik

Bertold Ananda, Jurnalis · Rabu 06 Oktober 2021 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 52 2482110 ini-negara-pertama-di-dunia-yang-akhiri-penggunaan-mobil-bensin-beralih-ke-kendaraan-listrik-e4CxmhlAi8.jpg Kota Oslo, Norwegia (The Guardian)

NORWEGIA digadang-gadang jadi negara pertama di dunia yang paling cepat mengakhiri penggunaan mobil berbahan bakar fosil, kemudian menerapkan penggunaan mobil listrik secara menyeluruh demi menyelematkan lingkungan serta menekan emisi.

Baca juga: Ini Dia Mobil Listrik Masa Depan yang Terinspirasi dari Serial Game

Saat, ini hampir 80% dari penjualan mobil baru di Norwegia adalah mobil listrik atau electric vehicle (EV). Bahkan penggunaan EV di negara tersebut sudah hampir 78%.

Norwegia telah menjadi pemimpin global dalam beralih ke kendaraan listrik dan berusaha untuk menjadi yang pertama mengakhiri penjualan mesin bensin dan diesel pada 2025.

Ilustrasi

“Terdapat baterai kendaraan listrik yang sudah mencapai angka 77,5% dari semua mobil baru pada September,” kata Federasi Jalan Norwegia (OFV) seperti dilansir dari Autoblog, Rabu (6/10/2021).

Ini artinya naik dari 61,5% pada tahun lalu.

Baca juga: Imut Banget Guys, Ini Mobil Mungil Terbaru Dirancang Desainer F1

Tidak hanya itu saja, alasan negara ini akan berkiprah dengan mengganti mobil kendaraan listrik dan EV karena pemerintahan negara ini memberlakukan membebaskan pajak sepenuhnya dari kendaraan listrik ketimbang dengan masyarakatnya yang masih mengandalkan bahan bakar fosil.

Hal itu disebabkan karena subsidi dari pihak pemerintah Norwedia dalam mendukung era elektrifikasi yang ramah lingkungan dan bersih.

Namun sayangnya, peraturan itu dapat berubah sewaktu-waktu jika terdapat kandidat pemerintahan yang memenangkan pemilu nasional. Pada kendaraan listrik dengan model termahal nantinya akan dikenakan pajak.

Pembebasan pajak untuk pembelian mobil listrik dimaksudkan sebagai cara untuk memperkenalkan teknologi baru, dan tidak dapat bertahan tanpa batas waktu, kata Skein Road Hansen, juru bicara kebijakan pajak Partai Buruh.

"Itu subsidi. Dan semakin mahal mobilnya, semakin besar subsidinya."

Pemberlakuan pajak atas kendaraan mewah itu sayangnya akanmemperlambat elektrifikasi Norwegia.

"Kami dalam beberapa tahun terakhir menerima banyak model baru ... ada banyak pilihan bagi mereka yang masih ingin membeli mobil selama ada pembebasan PPN," tambah Hansen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini