5 Mitos dan Sterotipe Seputar Motor Matik yang Berkembang di Indonesia

Bertold Ananda, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 53 2484999 5-mitos-dan-sterotipe-seputar-motor-matik-yang-berkembang-di-indonesia-Ut21id8qq3.jpg Ilustrasi (Queenrides)

MOTOR matik sangat disukai masayarakat saat ini, karena lebih praktis dikendarai ketimbang motor manual. Namun, di balik larisnya motor matik di Indonesia rupanya ada mitos dan sterotipe yang masih diyakini oleh sebagian masyarakat. Apa itu?

Baca juga: 5 Tips Sederhana Merawat Motor Matik Agar Tetap Awet dan Prima

Dirangkum dari laman resmi Astra Motor, Selasa (12/10/2021), berikut mitos dan stereotipe motor matik yang berkembang di tengah masyarakat:

1. Motor matik lebih boros ketimbang motor kopling

Mitos pertama satu ini pastinya kerap terdengar pada kuping Anda. Hampir banyak orang berkomentar dan menyatakan bahwa motor bertransmisi matic memiliki bahan bakar lebih boros ketimbang motor kopling.

Namun siapa sangka ternyata mitos masyarakat yang melekat ini ternyata benar adanya. Motor matik cenderung lebih boros bahan bakar ketimbang motor kopling dan lainnya.

ilustrasi

Sebab motor dengan bertransmisi matik cenderung tidak terkontrol putaran mesinnya. Tidak seperti motor bebek dan kopling yang dapat di atur putaran gas nya sesuai dengan kemauan pemilik motor.

Baca juga: Motor Matik Mati Mendadak saat Dikendarai? Kenali 6 Penyebabnya

2. Motor matic dilarang kehabisan bensin nanti sulit dinyalakan

Mitos kedua kali ini nampaknya kurang tepat untuk motor matik. Nyatanya masih banyak pengendara yang masih sembrono menggunakan bahan bakar hingga habis dan bersih bahkan mogok, lau seketika mengisikan BBM kembali pada tangki maka motor dengan mudah dapat dinyalakan.

Namun apabila untuk jangka panjang dan keawetan umur pakai lebih lama kebiasaan seperti ini jangan diterapkan sering dan berulang kali. Dampaknya umur rotak dan fuel pump motor akan terjadi masalah bahkan rusak.

3. Jenis motor matik hanya diperuntukan untuk wanita saja

Mitos ketiga kali sangat tidak tepat penggunaanya. Hal ini dikarenakan bahwa motor matik dapat diperuntukan dan cocok digunakan baik kaum laki-laki dan wanita.

Terlebih jaman saat ini di mana teknologi dan industri otomotif tersebut mulai berkembang pesat dan saat ini telah muncul motor sangar dan gahar dari banyak merk pabrikan dengan desain yang gagah, macho dan elegant.

4. Motor matik desainya monoton, biasa aja dan membosankan

Mitos tersebut nampaknya berlaku untuk dimasa lampau, namun tidak untuk masa sekarang ini. Banyak pabrikan yang mendesain motor dengan berbagai gaya dan model yang bermacam-macam. Hal ini tentunya diperuntukan untuk menargetkan pasar penjualan.

5. Motor matik lebih cepat rusak

Mitos kelima merupakan pernyataan yang tidak tepat dan mengandung unsur hoax. Pasalnya semua jenis motor yang tersedia dipasaran telah di buat, dikembangkan , diuji coba sedemikian rupa untuk menghadirkan motor yang kuat dan tangguh.

Namun untuk permasalahan kali ini di tentukan oleh perawatan dari setiap pemilik kendaraan. Motor yang terawat pastinya akan memiliki umur pakai yang panjang dan mesin dapat terjaga di kondisi yang optimal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini