Nissan dan Porsche Terancam Sanksi Akibat Palsukan Laporan Uji Emisi

Bertold Ananda, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 52 2492501 nissan-dan-porsche-terancam-sanksi-akibat-palsukan-laporan-uji-emisi-HzTzOMHC9j.jpg Nissan (Reuters)

PORSCHE dan Nissan terancam sanksi denda hingga miliaran rupiah karena diduga memalsukan informasi sejumlah hasil uji emisi kendaraan rakitannya agar mudah dipasarkan di Korea Selatan.

Regulator antimonopoli Korea Selatan baru-baru menyelidiki laporan pemalsuan uji emisi kendaraan. Nissan Motor Corp dan Porsche AG diduga terlibat secara sengaja dalam pemalsuan lamporan hasil uji emisi.

Baca juga: Mobil Porsche 928 Tom Cruise dalam Film 'Risky Business' Terjual Rp28 Miliar

Melansir dari The Korea Herald, Rabu (27/10/2021), kedua perusahaan kemudian diperintahan untuk mengambil langkah korektif atas informasi yang dipalsukan mengenai emisi gas dari mobil berbahan bakar diesel mereka.

Nissan Motor, Nissan Korea, Porsche dan Porsche Korea diduga telah mengisi serta melampirkan laporan informasi palsu tentang emisi gas kendaraan diesel mereka yang diimpor untuk dijual di Korea Selatan.

Baca juga: Dibuat dengan Tangan, Mobil Antik Ini Dibanderol Rp1 Miliar

Komisi Perdagangan Adil Korea (KFTC) juga turun tangan untuk menangani kasus tersebut.

Nissan terancam didenda 173 juta won atau setara Rp2 milliar lebih. Sedangkan Porsche masih diselidiki dan sanksi dendanya belum diketahui.

Diduga dan diketahui pemalsuan usi emisi dilakukan dengan perangkat lunak ilegal yang dipasang di mobil mereka menyebabkan perangkat pengurangan emisi gas tidak beroperasi sepenuhnya selama kondisi mengemudi normal.

Itu berarti menandakan bahwa mobil-mobil tersebut tidak memenuhi tingkat emisi yang diizinkan, tetapi para pembuat mobil memalsukan fakta tersebut dalam tanda-tanda yang dilampirkan pada mobil produksinya.

ilustrasi

Diketahui praktik pemalsuan yang bersifat ilegal tersebut pernah dialami oleh beberapa pabrikan mobil serupa seperti Audi-Volkswagen Korea dan Stellantis Korea gabungan 1,06 miliar won untuk tuduhan serupa atas emisi gas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini