5 Aksesoris Motor yang Berbahaya Digunakan saat Musim Hujan, Apa Saja?

Bertold Ananda, Jurnalis · Senin 01 November 2021 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 53 2494791 5-aksesoris-motor-yang-berbahaya-digunakan-saat-musim-hujan-apa-saja-Go2Y1z0uVi.jpg Mengendarai motor saat hujan (Motosport)

SEBAGIAN besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. Mengendarai sepeda motor dalam cuaca hujan ada banyak hal yang harus diperhatikan demi keselamatan. Motor harus dipastikan dalam kondisi bagus dan aksesoris penunjang keselamatan juga perlu di ditingkatkan.

Ada 5 aksesoris motor yang sebenarnya berbahaya digunakan saat musim hujan karena berpotensi kecelakaan. Apa saja?

Baca juga: Motor Terbang Mulai Dipasarkan, Harganya Capai Rp9,6 Miliar

Berikut ulasannya dilansir dari laman Astra Motor :

1. Ban tidak sesuai rekomendasi

Mengganti ukuran ban yang tidak sesuai dengan buku panduan merupakan hal yang tidak disarankan. Terlebih bagi pemilik kendaraan yang mengganti ban lebih kecil (ban cacing) dari kondisi pabrikan. Hal ini akan sangat berbahaya dan dapat berpotensi kecelakaan. Sebab ban cacing tidak memberikan grip baik, terlebih pada saat jalanan tergenang air atau hujan.

2. Grip stang berbahan logam

Banyak aksesories di pasaran yang menyajikan grip stang dengan berbagai tipe model dan bahan. Untuk tetap menjaga keamanan saat musim ujan hindari membeli dan menggunakan grip berbahan logam pada stang/ handle motor Anda.

Baca juga: Tak Perlu Bawa ke Bengkel, Ini 9 Cara Servis Motor Sendiri di Rumah

Alasan utamanya tentu demi keamanan. Handle berbahan logam akan licin digenggam ketika sedang ujan dan basah.

3. Spakbor belakang variasi atau buntung

Satu lagi yang kerap ditemukan yaitu motor dengan menggunakan spakbor belakang variasi atau buntung. Alih-alih supaya terlihat keren ala bentuk lekukan desain menyerupai motor balap. Namun yang terjadi akan sangat tersiksa pada saat musim ujan tiba.

Pertama tentu akan membahayakan pengendara lainnya akan cipratan yang dihasilkannya menyebar. Lalu kedua yaitu merugikan diri Anda sendiri sebagai pemilik motor, sebab arah cipratan yang tidak berlawanan tersebut juga akan mengenai punggu Anda hingga basah dan dipenuhi kotoran dan lumpur bekas ujan.

4. Memakai lampu putih

Selanjutnya hindari menggunakan aksesories lampu berwarna putih. Hal itu dikarenakan bahwa lampu putih tidak tembus terhadap kabut dan juga air pada musim hujan saat malam hari tiba. Efeknya pencahayaan jadi tidak terang maksimal.

Tidak hanya itu saja pantulan lampu berwarna putih juga dapat menyilaukan pengendara lainnya loh. Maka dari itu sangat berbahaya dan patut dihindari ketika memasuki musim ujan.

Ilustrasi

5. Shockbreaker kaku atau ceper

Mungkin bagi sebagian orang merendahkan travel suspensi (ceper) dan membuat tekanan menjadi kaku akan terlihat keren dan lebih sporty. Namun pasalnya tidak sama sekali. Selain dapat mengurangi kenyamanan dalam berkendara, hal itu juga berbahaya digunakan saat musim ujan.

Ketika hujan dan jalanan tergenang air maka pengendara tidak akan tau medan jalan tersebut. Saat melibas jalanan tergenang dan dihadapkan lubang besar tentunya motor dengan kondisi ceper dan menggunakan shockbreaker kaku akan menabrakan lubang tersebut dalam tekanan sangat keras. Tekanan tersebut akan merusak body, ban, velg dan juga komponen lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini