Hati-hati, Ini Bahaya Water Hammer pada Mobil

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Jum'at 05 November 2021 09:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 05 52 2497058 hati-hati-ini-bahaya-water-hammer-pada-mobil-pBwb57aYcW.jpg Ilustrasi hujan lebat. (dok. Antara)

Water Hammer seringkali terjadi pada mobil karena pemilik nekat menerabas banjir atau hujan. Water hammer sendiri merupakan masuknya air ke dalam ruang bakar.

Situasi ini tentu menjadi momok mengerikan bagi para pemilik kendaraan.

Untuk itu, pengendara dihimbau untuk menghindari genangan air yang cukup tinggi karena kalau sejajar dengan mesin sudah berbahaya.

Dilansir Okezone dari Autoevolution pada Jumat (5/11), efek water hammer atau hydrolocking bergantung pada kondisi mesin saat air masuk ke ruang bakar.

Hujan

Baca Juga:

Kecenya Mobil Alfa Romeo yang Digunakan Jokowi saat KTT G20 di Italia, Cek Spesifikasinya

Vanessa Angel Baru 7 Bulan Beli Mobil sebelum Alami Kecelakaan

Apabila mesin kemasukan air saat idle (kondisi stasioner di mana energi yang digunakan hanya sedikit), maka biasanya mesin akan mati dan tidak bisa dihidupkan kembali hanya dengan motor starter.

Meski demikian, perlu diingat ketika air masuk ruang bakar saat mesin digeber maka resikonya bisa fatal.

Berdasarkan laporan Drivespark, air tidak bisa mengompres seperti campuran bahan bakar dan udara biasa. Biasanya water hammer terjadi saat kendaraan melewati jalanan banjir dan air masuk ke ruang bakar.

Seketika piston terhalang oleh air sehingga tidak memiliki tempat untuk bergerak. Akibar terparah dari water hammer yakni connecting rods yang bengkok, kepala silinder dan crankcase yang rusak atau lebih buruk lagi bisa bikin blok mesin pecah.

Untuk memperbaikinya tentu tak murah. Agar tak merugi, pengendara disarankan untuk tidak menerobos banjir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini