JAKARTA - Wilayah Jabodetabek beberapa hari terakhir diguyur hujan deras, mengakibatkan banjir di beberapa ruas jalan utama.
Situasi ini membuat pengendara sepeda harus berhadapan dengan banjir, bahkan mereka nekat menerobos banjir sampai motornya mogok.
Untuk itu, perlu dipahami menjaga kecepatan saat bermotor menjadi salah satu faktor penting yang perlu dilakukan saat menerobos banjir.
Lantas berapa sebenarnya kecepatan aman mengendarai motor saat terobos banjir?
Â
Baca Juga:
Pengguna Motor Jangan Sembarang Berteduh saat Hujan, Bisa Kena Denda Rp500 Ribu
Mobil Ini Punya Fitur Canggih Bisa Deteksi Kesehatan Pengemudi
Dilansir dari Carmudi pada Senin (8/11), sebaiknya pengendara memiliki patokan kedalaman air. Misalnya beton di tepi trotoar dijadikan patokan untuk ketinggian genangan. Trotoar biasanya mempunyai ketinggian antara 30-40 cm dari permukaan jalan aspal.
Hal ini berarti, apabila permukaan genangan hampir sejajar dengan trotoar maka banjir sudah cukup tinggi.
Bila genangan tidak sampai setengah dari tinggi trotoar maka cukup aman untuk dilintasi dengan hati-hati.
Kecepatan aman mengendarai motor saat terobos banjir sebenarnya bergantung pada jenis sepeda motor yang digunakan.