Share

Tak Cuma Suara, Cek Sederet Perbedaan Knalpot Racing dan Standar

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Rabu 10 November 2021 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 53 2499624 tak-cuma-suara-cek-sederet-perbedaan-knalpot-racing-dan-standar-sGFZcDiDDv.jpg Ilustrasi knalpot racing (dok iStock/Corosukechan3)

3. Performa motor

Pemilihan knalpot modifikasi yang tepat berpengaruh pada performa sehingga motor dengan knalpot jenis racing memiliki performa yang lebih baik daripada motor dengan knalpot standar.

Performa motor, utamanya pada bagian atas dirasa lebih baik karena tenaga yang otomatis terdongkrak.

Motor dengan knalpot model standar memiliki sisa gas buang yang banyak disaring sehingga menimbulkan tekanan balik pada mesin dari dalam knalpot. Tekanan balik ini berpengaruh pada performa mesin motor yang menjadi kurang maksimal.

Hal ini berbeda dengan pengguna knalpot model racing. Motor dengan jenis knalpot ini tidak memiliki penyaring gas sisa pembakaran. Gas tersebut dibuang begitu saja sehingga tidak menimbulkan tekanan balik pada mesin.

4. Struktur knalpot

Knalpot versi standar menggunakan tabung sebagai jalur untuk mengalirkan gas sisa pembakaran pada mesin atau disebut dengan partition.

Jumlah partition yang digunakan pada setiap knalpot kendaraan bergantung pada mesin. Komponen ini berfungsi untuk memecah suara agar tidak bising.

Sementara, knalpot versi racing tidak menggunakan tabung atau partisi sebagaimana pada versi standarnya.

Desain knalpot ini menggunakan header berbahan galvanis atau pipa biasa langsung hingga ke belakang tanpa tabung. Hal ini membuat suara knalpot model ini terdengar lebih nyaring.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini