Operasi Zebra Sisa 5 Hari Lagi, Cek Bedanya Surat Tilang Warna Biru dan Merah

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Selasa 23 November 2021 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 87 2506096 operasi-zebra-sisa-5-hari-lagi-cek-bedanya-surat-tilang-warna-biru-dan-merah-RwXKVLKruf.jpg Petugas kepolisian menegur pengendara yang menggunakan knalpot bising di Operasi Zebra 2021 (dok MNC Portal/Dimas)

JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan Operasi Zebra Jaya 2021 selama dua pekan, mulai 15 - 28 November. Operasi ini akan menyasar jalan-jalan yang rawan pelanggaran lalu lintas di kawasan Jakarta.

Selama pelaksanaan, Polda Metro Jaya akan melakukan pengecekan kelayakan emisi kendaraan bermotor, menindak pengendara yang melanggar protokol kesehatan, pelanggar ganjil genap, penggunaan TNKB tidak sesuai hingga pelanggaran lalu lintas yang berpotensi kecelakaan.

Sayangnya sebagian masyarakat masih kurang paham tentang mekanisme tilang dan arti lembaran surat tilang, terlebih slip berwarna merah dan biru.

Ketidaktahuan ini karena minimnya informasi dan sosialisasi. Untuk itu, sebaiknya kamu mengetahui beda arti surat tilang warna merah dan biru.

Baca Juga:

Honda Brio Tertusuk Besi Pembatas Jalan Tembus dari Depan ke Belakang di Aceh

Tips Siasati Blind Spot saat Berkendara

Melansir laman Suzuki pada Selasa (23/11/2021), berikut perbedaannya:

Surat Tilang Warna Biru

Surat tilang ini akan diberikan bagi pengguna jalan yang terbukti melakukan pelanggaran dan mengakui kesalahannya. Yang berarti, surat tilang ini diberikan kepada pelanggar yang menerima dakwan pelanggaran yang ditujukan.

Dalam hal ini, petugas biasanya langsung memberikan surat bukti pelanggaran tanpa ada masalah dari kedua pihak.

Pelanggar pun bisa menyelesaikan proses pelanggaran yang dilakukan di tempat kejadian atau membayar denda yang harus ditanggung tanpa proses sidang. Pembayaran denda ini dilakukan melalui ATM dan bukti pembayaran ditukar di Kantor Satlantas dengan barang bukti yang disita petugas, misalnya SIM, KTP atau STNK.

Surat Tilang Warna Merah

Surat tilang ini diberikan kepada pelanggar peraturan lalu lintas yang tidak menerima atau keberatan atas tuduhan pelanggaran yang diberikan. Yang berarti, pelanggar bisa menyampaikan pembelaannya pada sidang yang harus diikutinya.

Jika pelanggar yang merasa keberatan dan ingin melakukan pembelaan, maka petugas akan memberikan surat bukti pelanggaran atau surat tilang berwarna merah. Dalam surat ini dinyatakan bahwa pelanggar akan mengikuti sidang untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

Apabila putusan sidang terbukti tidak bersalah, maka orang tersebut bisa mengambil barang bukti yang sudah disita tanpa membayar denda. Tetapi bila terbukti bersalah, maka pelanggar harus membayar denda yang ditentukan agar bisa membawa pulang barang bukti yang sudah disita.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini