Kenali Mitos atau Fakta Cara Merawat Aki bersama Para Ahli Dibidangnya

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis · Rabu 24 November 2021 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 15 2506733 kenali-mitos-atau-fakta-cara-merawat-aki-bersama-para-ahli-dibidangnya-XW6zmihjc2.jpg Foto: Dok Yuasa Battery

Aki merupakan bagian penting dalam sebuah kendaraan, karena aki memiliki peranan yang besar dalam kelistrikan kendaraan. Terbayangkan jika aki anda soak/rusak..?? iya, yang pasti kendaraan akan sulit untuk dinyalakan, tidak hanya itu lampu – lampu, klakson, speedometer dan fitur yang berkaitan dengan kelistrikan lainnya pun tidak akan bekerja secara maksimal.

Nah kali ini Yuasa akan membahas cara perawatan aki yang benar berdasarkan fakta dari para ahli dan bukan mitos yang sudah terlanjur berkembang dimasyarakat. Mari kita simak pembahasannya dengan para ahli – ahli dibidangnya.

1. Pengurasan Aki

Banyak masyarakat awam yang tidak mengetahui bahwa ternyata pengurasan aki yang sering kita lakukan itu adalah sebuah keharusan. Masyarakat sendiri sudah menjadi kebiasaan jika aki merasa sudah mulai soak maka dilakukan pengurasan aki supaya aki tersebut menjadi baik seperti semula. Namun ternyata ini salah menurut penjelasan para ahli itu adalah kesalahan dan tidak direkomendasikan alias mitos, mengapa..?? “jika dilakukan hal ini dapat menyebabkan terjadinya short circuit akibat rontokan material timah di dalam aki yang menenmpel pada plate positif dan negative.”

“Selain itu saat pengurasan, aki akan berada dalam kondisi tidak terendam oleh cairan elektrolit, dan bisa mengakibatkan plate menjadi teroksidasi oleh udara sehingga dapat memeperpendek umur aki.” Lanjutnya. Jadi ada baiknya jika memang merasa aki mulai tidak enak dipakai itu karena voltasenya berkurang dan sebaiknya aki itu segara lakukan charge ulang agar dapat bekerja dalam performa terbaiknya.

BACA JUGA: Yuasa Battery Mengadakan Kompetisi Stand Up Comedy

2. Penambahan Obat Sakit Kepala kedalam Cairan Aki.

Beberapa pengendara melakukan perawatan aki dengan mencampur obat sakit kepala ke dalam cairan aki, dengan tujuan untuk memaksimalkan kerja dari aki tersebut, hal ini lalu dibantah oleh ahli, “Jelas ini adalah sebuah mitos, obat sakit kepala ya untuk kepala”, candanya. Air aki itu mengandung elektrolit yang berfungsi untuk merendam dari aki tersebut supaya tidak terjadi proses yang kita sebut oksidasi, jadi jika tercampur dengan benda senyawa-senyawa lainnya fungsi dari air elekrtolit itu tidak maksimal. Kalaupun memang ada dan berhasil orang melakukan experiment itu, dipastikan aki itu berada dalam keadaan dan performa terbaiknya. Yang seharusnya dilakukan pengendara jika ingin mejadikan aki bekerja dengan baik itu hanya satu yaitu di chare ulang.

3. Penambahan Air Aki Dengan Menggunakan Air Bekas AC dan Air Hujan

Para ahli tidak menyarankan, aki ditambahkan dengan menggunakan air bekas ac dan air hujan, karena Mineral yang terkandung pada air bekas ac dan air hujan itu tidak diketahui kapasitasnya, maka jika tercampur dengan air aki yang mengandung elektrolit dapat berakibat terhadap umur atau kondisi aki tersebut. Karena itu penambahan air aki dengan menggunakan air bekas ac dan air hujan ini adalah mitos.

Memang banyak masyarakat kita yang kurang paham betul dalam perawatan aki, terkadang kita mencari cara cepat dan mudah, atau yang biasa masyarakat kita lakukan untuk perawatan, namun tidak semuanya yang kita lakukan itu benar, beberapa diantaranya adalah (Mitos) dan adapula yang benar (Fakta) menurut para ahli dibidangnya. Untuk lebih lengkap pembahasan mengenai perawatan aki, Silahkan simak ulasannya di sini https://bit.ly/MitosFaktaAki.

CM

(FDA)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini