Share

Viral Mercy Lawan Arah di Jalan Tol, Ini Sederet Sanksinya

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Senin 29 November 2021 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 52 2508924 viral-mercy-lawan-arah-di-jalan-tol-ini-sederet-sanksinya-KwTycdapfr.jpg Mecedes-Bens melawan arah di jalan tol hingga kecelakaan (dok Polda Metro Jaya)

Sederet Sanksi

Atas peristiwa ini, kepolisian memberikan sanksi kepada pengemudi Mercy itu.

"Kami akan ajukan pencabutan SIM Pengemudi ke pengadilan," tegas Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

Tak hanya pencabutan SIM, sanksi lainnya juga akan diberikan berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Untuk melawan arus, pengendara Mercy bakal dikenakan sanksi sesuai Pasal 287 ayat 1 yakni pidana kurungan paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp500 ribu. Kemudian, pengendara juga terancam mendapatkan pasal tambahan yakni pasal 283 karena mengemudi berbahaya.

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 Ayat 1, dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000 (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)."

Kemudian, pengendara Mercy bisa dikenakan Pasal 310 Ayat 1 karena lalai saat sedang mengemudi dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan kerusakan Kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 Ayat 2, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000 (Satu Juta Rupiah)."

Ada juga pelanggaran tak membawa SIM dan STNK yang bisa dikenakan pasal 288 sebagai berikut.

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor (STCK) yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 Ayat 5 huruf A, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 (Lima Ratus Ribu Rupiah)."

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 Ayat 5 huruf B, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 (Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)."

(nia)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini