Keunggulan Lithium-ion, Baterai yang Sering Digunakan Mobil Listrik

Rio Chandra, Jurnalis · Rabu 08 Desember 2021 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 52 2513673 keunggulan-lithium-ion-baterai-yang-sering-digunakan-mobil-listrik-1EhkCGxZfh.jpg Ilustrasi mobil listrik (dok Freepik)

JAKARTA - Saat ini beragam pabrikan mobil listrik di Indonesia ditawarkan. Bagi kamu yang ingin membelinya, sebaiknya memahami terlebih dahulu baterai yang digunakannya.

Baterai pada mobil listrik merupakan sumber daya utama agar bisa hidup, seperti halnya perangkat elektronik lainnya yang menggunakan baterai.

Lithium-ion (Li-ion) merupakan satu di antara jenis baterai yang sering digunakan mobil listrik. Baterai ini banyak digunakan pada gadget seperti smartphone, laptop dan perangkat portabel lainnya.

Baca Juga:

Jadi Pemilik Ferrari Roma Pertama di Indonesia, Deddy Corbuzier Cerita Sensasi Berkendaranya

Bedanya baterai yang digunakan pada mobil listrik memiliki ukuran dan kapasitas yang lebih besar. Baterai Li-ion dinilai memiliki rasio daya terhadap berat yang sangat tinggi. Kadar efisiensinya juga tinggi serta punya daya tahan pada suhu tinggi yang baik.

Li-ion juga memiliki rasio energi berbanding bobot lebih baik. Selain itu, masih ada lagi keunggulannya seperti pengisian daya lebih cepat, bertahan lebih lama dan punya kepadatan daya lebih tinggi untuk kekuatan baterai lebih panjang dalam kemasan kompak.

Semakin ringan bobot, jauh ditempuh tambah panjang. Selain itu juga tidak mengandung zat-zat berbahaya untuk manusia.

Tingkat “self-discharge” Li-ion termasuk rendah. Lebih baik daripada baterai lainnya dalam mempertahankan kemampuan untuk menahan muatan penuh.

Sebagian besar baterai Li-ion juga dapat didaur ulang. Lebih sesuai dengan pilihan mobil listrik yang mengampanyekan nilai ramah lingkungan. Mobil BEV dan PHEV adalah jenis mobil listrik yang paling banyak menggunakan baterai jenis ini. Selain itu, Nissan Kicks e-Power juga sudah menggunakan baterai lithium-ion.

Baterai lithium-ion yang digunakan pada mobil listrik berjenis lithium manganese oxide (LMO), lithium nickel manganese oxide (NMC), lithium nickel cobalt alumunium oxide (NCA) dan lithium titanate oxide (LTO).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini