Pahami Arti dan Kode Ukuran Velg Mobil, Begini Cara Bacanya

Rio Chandra, Jurnalis · Rabu 08 Desember 2021 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 52 2513826 pahami-arti-dan-kode-ukuran-velg-mobil-begini-cara-bacanya-iTzFroEvo0.jpg Velg mobil (Okezone)

MUNGKIN saat ini kamu masih bingung untuk mengetahui cara membaca ukuran velg mobil. Hal tersebut wajar, karena di dalam bagian velg mobil sendiri banyak kode-kode yang pastinya akan sulit dimengerti bagi yang awam.

Untuk mengetahui ukuran velg, bisa dilihat dari kode berupa angka dan huruf yang ada pada bagian pinggir velg mobil. Kode ini saling berurutan dan memiliki makna tersendiri.

Kita ambil contoh, sebuah velg mobil dengan kode 7Jx16H2 ET49. Makna dari kode tersebut menjabarkan lebar velg, jarak flens, diameter velg, model hump, PCD (Pitch Circle Diameter), sampai offset velgnya.

Baca juga:  4 Jenis Velg Mobil Berdasarkan Material Pembuatannya, Apa Saja?

Hal ini tentu saja tujuannya supaya kamu tidak salah pilih dalam memilih velg untuk mobil kesayangan kamu. Dilansir dari laman Daihatsu Indonesia, Rabu (08/12/2021). Berikut cara membaca arti kode-kode velg mobil yang perlu dipahami :

1. Lebar velg

Angka 7 sebagai angka pertama dari kode itu menunjukkan lebar velg dalam satuan inch. Jika angkanya semakin tinggi, maka lebarnya juga semakin besar. Biasanya lebar velg yang sering dijumpai mulai dari 5 sampai 9,5 inch. Namun ada beberapa velg mobil yang lebih lebar lagi tergantung jenisnya. Misal pada pelek tertera marking angka 5 X 17 maka diartikan velg tersebut memiliki lebar 5 inch.

 

2. Jarak flens

Setelah angka 7, kemudian ada huruf 'J'. Biasanya kode huruf J digunakan pada velg berdiameter 15 inch. Sementara untuk diameter velg lebih besar menggunakan dua huruf kapital, misalnya 'JJ'.

Perbedaan keduanya tak cuma soal diameter, tapi untuk jarak flens dari tempat dudukan. Tinggi jarak flens untuk velg J adalah 17,5 mm sedangkan JJ 18 mm. Perhitungan jarak flens yang tepat bertujuan agar ban mobil tidak mudah lepas.

3. Diameter Velg

Berikutnya adalah cara membaca diamter velg. Segala ukuran velg mobil diukur dengan satuan inch. Seperti contoh di atas, 5 X 17 angkanya pertamanya adalah lebar, angka keduanya 17 inch adalah menunjukan diameter.

 Baca juga: Awas Bahaya, Jangan Modifikasi Velg Sembarangan

Meski menunjukan diameter, tetapi untuk yang satu ini orang banyak menybutnya dengan ‘ring velg’, (Contoh : ring velg ukuran berapa?).

Umumnya velg mobil di pasaran umumnya tersedia antara ring 13 hingga 22 inci. Tergantung dari merek atau tipe mobil yang digunakan.

4. Hump velg

Kode H2 setelah angka 16 menunjukkan model hump atau model cekungan velg. Cekungan ini berfungsi sebagai pencegah ban bergeser saat melaju.

Hump ini digunakan sebagai dudukan bead dari ban. Selain H2, beberapa tipe hump velg itu berupa H, FH (Flat Hump), FH2 (Double Flat Hump), CH (Combination Hump, EH2 (Extended Hump) , dan EH2+ (Extended Hump +).

5. Offset velg

Kode terakhir pada velg mobil berupa ET 45, yang merupakan offset atau besaran permukaan penampang atau permukaan di tengah velg.

Offset ini juga digambarkan dengan angka positif dan negatif. Jika tertulis ET45 berarti offset velg bergeser ke arah luar sejauh 45 mm dari garis tengah velg. Artinya semakin besar offset velg maka penampang lubang baut akan semakin menjorok keluar atau mendekati bibir velg.

 ilustrasi

6. PCD

PCD (Pitch Circle Diameter) adalah jumlah lubang baut pada velg yang diukur berdasarkan diameter yang dibentuk oleh jumlah lubang mur tersebut. Kode ini biasanya diletakkan terpisah dan bisa dilihat pada bagian velg lain.

Kode PCD ini berupa angka, contohnya 4x114,3 atau 5x114,5 dan lain sebagainya. Angka pertama menunjukkan jumlah baut dan angka selanjutnya menunjukkan ukuran PCD sebesar 114,3 inch.

Dalam mengganti velg mobil, penting untuk memerhatikan ukuran velgnya. Sebab kalau asal dan sembarangan, akibatnya tampilan mobil jadi terkesan aneh bahkan bisa membahayakan.

Pemilihan ukuran velg mobil yang tidak sesuai dengan rekomendasi bisa membuat tampilannya tidak proporsional, ban sering pecah karena ukurannya tidak pas hingga pengendalian mobil jadi lebih sulit. Oleh sebab itu, usahakan memilih velg mobil yang ukurannya masih sama dengan yang lama, atau ukurannya boleh naik atau turun sedikit tapi masih dalam batas wajar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini