Share

Hyundai Garap Mobil Terbang S-A1, Bisa Tempuh 300 Km Per Jam

Bertold Ananda, Jurnalis · Jum'at 10 Desember 2021 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 10 52 2515177 hyundai-garap-mobil-terbang-s-a1-bisa-tempuh-300-km-per-jam-NFQV4W5JNA.jpg Mobil terbang Hyundai S-A1 (Hyundai)

HYUNDAI serius ingin membuat mobil terbang untuk kendaraan masa depan. Produsen otomotif asal Korea Selatan sudah punya konsep mobil terbang bernama S-A1 yang sudah diperkenalkan ke publik pada 2020 dan proses pengembangannya segera dilakukan.

Hyundai menargetkan bahwa pada 2028 mobil terbang S-A1 bisa mulai penerbangan komersil.

Baca juga: Tarif dan Cara Pemesanan Taksi Terbang di Jakarta Ditentukan Setelah Uji Coba

Michael Cole, Kepala Eksekutif Operasional Hyundai Eropa optimis mobil terbang tersebut akan menjadi kenyataan pada akhir dekade ini.

"Kami percaya ini benar-benar bagian dari masa depan. Masih ada waktu sebelum kami benar-benar dapat mewujudkannya,” ujar Cole seperti dilansir dari Hindustan Times, Jumat (10/12/2021).

Hyundai sudah membentuk divisi khusus menangani mobil terbang sebagai bentuk keseriusan dalam menggarap inovasi mobil masa depan.

Divisi tersebut bertugas mengembangkan konsep mobil terbang yang telah dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mencapai kecepatan tertinggi sekitar 300 kilometer per jam dan bisa menjelajah ketinggian hingga 600 meter.

Baca juga: Wow, 2 Mobil Terbang Ini Sudah Dapat Izin Mengudara

Tidak hanya itu saja, bahkan mobil tersebut bisa juga street legal, artinya ketika tidak terbang kendaraan boleh dikendarai seperti pada umumnya di jalan raya.

Namun hal tersebut dikomplain oleh kritikus yang berpendapat bahwa mobil terbang adalah ide tidak praktis yang tidak layak untuk investasi modal.

Bahkan ada yang mengatakan kemacetan jalan akan tergantikan dengan kemacetan di udara jika kendaraan terbang sudah memasuki ruang pasar massal.

Kendati demikian argumen terhadap kendaraan terbang hampir tidak menyurutkan antisipasi dan kegembiraan pihak pabrikan untuk serius membuat unit terbang tersebut menjadi kenyataan.

ilustrasi

“Kami pikir pada akhir dekade ini pasti, mobilitas udara perkotaan akan menawarkan peluang besar untuk membebaskan kemacetan di kota-kota, untuk membantu emisi, baik itu mobilitas antar kota di udara atau bahkan antar kota," kata Michael Cole.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini