Share

Fungsi Penting Deffoger Saat Musim Hujan, Pengendara Wajib Tahu Nih

Lina Sharfina, Jurnalis · Selasa 21 Desember 2021 10:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 52 2520138 fungsi-penting-deffoger-saat-musim-hujan-pengendara-wajib-tahu-nih-8VdoZd9xNo.jpg Ilustrasi mobil (dok Freepik)

JAKARTA - Saat ini beberapa wilayah di Indonesia telah memasuki musim hujan. Curah hujan diprediksi akan makin meningkat jelang pergantian tahun.

Cuaca hujan menuntut kondisi mobil yang prima, salah satunya bagi mobil yang dilengkapi dengan defogger.

Ketika hujan, kaca mobil cenderung akan berembun. Defogger inilah yang berfungsi menangkal embun agar visibilitas selama berkendara tetap jelas. Defogger dapat menghalangi proses terjadinya embun pada kaca depan dan belakang.

Defogger kaca depan biasanya memanfaatkan embusan AC lewat kisi-kisi dasbor. Sedangkan defogger kaca belakang menggunakan elemen pemanas dari tembaga yang biasa menempel di balik kaca film.

Melansir Mitsubishi Motors, ketika defogger diaktifkan, arus listrik akan melewati filamen itu dan menghasilkan panas.

Kemudian, dari panas itu yang mencegah pengembunan atau kabut yang terjadi karena perbedaan suhu di dalam kabin dan di luar mobil, sehingga pandangan keluar kaca tetap jelas.

Defogger akan sangat berguna saat kondisi cuaca basah atau musim hujan, di mana visibilitas bisa lebih maksimal dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.

Namun, sebagian pengendara belum mengetahui fungsi komponen tersebut, dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakan defogger tersebut.

Misalkan ketika berkendara dalam kodisi hujan lebat dan mulai terjadi pengembunan di kaca belakang. Segera aktifkan defogger agar pandangan ke belakang mobil tidak terganggu.

Jadi, dengan mengaktifkan defogger, visibilitas pengendara bisa lebih maksimal dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.

Cara menggunakan alat ini juga sangat mudah, anda hanya perlu mengaktifkan defogger saat dibutuhkan saja.

Ketika sudah terdeteksi embun atau kabut di kaca belakang, baru hidupkan. Jangan baru hujan sudah diaktifkan. Kemudian langsung matikan setelah embun atau kabut hilang.

Sering terjadi, pengendara tetap menyalakan defogger padahal di kaca sudah tidak ada embun. Indikator defogger aktif hanya dari lampu yang ada di tombol dashboard, atau bisa anda cek apakah kaca terasa panas atau hangat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini