Viral Cairan Ban Anti Bocor Bikin Velg Korosi, Perlukah Memakainya?

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2021 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 53 2521896 viral-cairan-ban-anti-bocor-bikin-velg-korosi-perlukah-memakainya-dn5OGCCOCP.jpg Viral cairan ban anti bocor bikin velg korosi (TikTok)

JAKARTA - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan kekurangan cairan anti bocor pada ban tubeless, karena dianggap bikin pelek korosi, karet ban cepat getas, dan buang uang.

Video ini diunggah pertama kali oleh akun TikTok @ayaspanda13 dilansir Okezone pada Jumat (24/12/2021).

Video berdurasi 11 detik itu memperlihatkan saat proses ban skutik dibuka dan terlihat pelek diselimuti semacam cairan hitam pekat.

Motor

Baca Juga:

Viral Pengendara Motor Ugal-ugalan Berakhir Kritis, Cek Fakta Terbarunya

Temasuk Ambulans, Ini 7 Kendaraan Prioritas yang Wajib Didahulukan di Jalan!

"Jangan isi cairan anti bocor pada ban tubless," tulis postingan tersebut.

Saat ini cairan ban anti bocor atau tire sealant sudah banyak dijual dipasaran dengan berbagai merek.

Fungsi cairan ini bila disuntikkan ke dalam ban, bisa seketika menutup kebocoran sesaat setelah tertusuk paku atau benda tajam lain.

Meski demikian, apakah perlu cairan anti bocor ini digunakan pada ban tubeless?

Melansir Antara News, Pembalap Rifat Sungkar menjelaskan berbagai teknologi jenis ban yang digunakan.

"Teknologi ban saat ini sudah lebih baik, ada RFT (Run Flat Tyre) misalnya. Memang ada sisi positif dan negatifnya, ban RFT kempis di kecepatan tinggi lebih kuat jadi mobil tidak spin."

"Dengan sidewall lebih keras, risiko ban melenting lebih kecil. Melenting karena hantaman keras dan konstruksi ban patah," tegas Rifat Sungkar.

Lebih lanjut, Rifat memaparkan penggunaan cairan ban anti bocor.

"Untuk cairan anti bocor tubeless, saya bukan penggemar cairan seperti itu. Kalau ban bocor bisa diantiasipasi dengan penggunaan ban dalam atau ganti total."

"Setahu saya cairan anti bocor itu tidak bisa bertahan lama, karena untuk sementara saja," imbuh Rifat.

Pada beberapa kasus, penggunaan cairan ban ternyata menimbulkan reaksi pada velg. Kebanyakan cairan itu akan menggumpal dan membuat kerak dan karat pada velg, karena dibiarkan hingga bertahun-tahun. Hal ini lantaran vleg berbahan besi dan bertemu air yang diduga bisa menyebabkan efek tak diinginkan terjadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini