Share

Viral Mobil Ambulans Diberhentikan untuk Kasih Jalan Pejabat Tinggi Ini

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 28 Desember 2021 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 28 52 2523660 viral-mobil-ambulans-diberhentikan-untuk-kasih-jalan-pejabat-tinggi-ini-y1ZRKL2a4L.jpg Mobil Ambulans diberhentikan untuk kasih jalan pejabat (TikTok via Strait Times)

MALAYSIA - Video viral di media sosial memperlihatkan ambulans dan mobil offroad dihentikan sementara agar mobil rombongan PM Ismail Sabri Yaakob bisa lewat terlebih dahulu.

Video itu lantas menimbulkan pro dan kontra di kalangan netizen.

Dalam video itu, tampak ambulans milik Masyarakat Bulan Sabit Merah dan sebuah mobil offroad di depannya diperintahkan untuk berhenti di persimpangan jalan untuk memberi jalan kepada konvoi yang dikawal oleh polisi lalu lintas.

Baca Juga:

Ngeri, Viral Sopir Bus Nyetir Lalu Salip Truk Sambil Main Game Online di HP

Nekatnya Pria Misterius Bakar Mobil Mewah yang Lagi Isi Bensin di SPBU, Petugas Panik

Melansir Strait Times, insiden itu terjadi ketika Perdana Menteri Malaysia melakukan perjalanan untuk kunjungan lapangan untuk mengamati operasi pembersihan di Hulu Langat setelah banjir bandang di Selangor.

Akibat peristiwa ini, pihak kepolisian akhirnya buka suara. Kepala Departemen Investigasi dan Penegakan Lalu Lintas (JSPT) Selangor, Supt. Azman Syari'at memaparkan, jarak antara iring-iringan terdepan dengan persimpangan cukup dekat saat itu.

Tindakan itu dilakukan oleh pihak kepolisian agar pembuka jalan konvoi (kendaraan terdepan,red) tidak bertabrakan dengan kendaraan yang melintas di persimpangan.

Lebih lanjut, Azman menjelaskan, keputusan yang diambil oleh petugas lalu lintas itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Lalu Lintas Nomor 9 LN 166/1959 Undang-Undang Angkutan Jalan 1987.

"Dalam situasi yang terlihat dalam video, jika anggota lalu lintas di persimpangan mengutamakan kendaraan 4x4 dan ambulans milik Masyarakat Bulan Sabit Merah yang ingin keluar dari persimpangan ke jalan utama, itu adalah tindakan yang akan menimbulkan risiko kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan. Oleh karena itu, konvoi di jalan utama diberikan jalur prioritas untuk menghindari kecelakaan selain dengan mempertimbangkan penilaian awal yang telah dilakukan oleh petugas lalu lintas," tegasnya.

Setelah konvoi melewati persimpangan dalam waktu singkat, menurut Azman, petugas lalu lintas langsung mengambil langkah memprioritaskan ambulans setelah tidak ada risiko kecelakaan.

Azman menilai, seluruh petugas dan anggota kepolisian diinstruksikan untuk selalu mengutamakan kendaraan darurat seperti membawa pasien.

"Anggota yang bertugas di persimpangan telah melakukan penilaian awal sebelum menghentikan kedua kendaraan (darurat,red) untuk waktu yang singkat. Prioritas JSPT dalam melaksanakan tugas lalu lintas selalu mengutamakan kendaraan darurat, terutama untuk ambulans dan pemadam kebakaran," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini