Share

Kenali 8 Penyebab Ban Belakang Motor Matik Goyang, Berikut Solusinya

Rio Chandra, Jurnalis · Kamis 30 Desember 2021 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 53 2524921 kenali-8-penyebab-ban-belakang-motor-matik-goyang-berikut-solusinya-PxtxPngJM9.jpg Motor matik (Honda)

BAN memiliki fungsi penting sebagai penggerak motor baik ban bagian depan dan belakang. Maka itu, perlu mendapat perhatian khusus karena menyangkut kenyamanan dan keamanan saat Anda berkendara di jalan

Ban motor sering mengalami gangguan mulai dari goyang, bocor, dan sebagainya yang membuat tidak nyaman. Penyebab ban belakang motor matik goyang tersebut bisa bermacam-macam.

Agar tidak mengalami hal tersebut, maka Anda perlu untuk mengetahui bagaimana solusi yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasinya.

 Baca juga: Dear Bikers, Ini 7 Cara Sederhana Merawat Ban Motor Agar Tetap Awet

Dilansir dari laman Suzuki, Kamis (30/12/2021) berikut ini adalah penjelasan tentang penyebab ban belakang motor matik goyang:

1. Pemakaian Sudah Lama

Faktor penyebab yang utama adalah umur pemakaian yang sudah lama dari komponen roda belakang motor. Biasanya, masalah yang akan timbul adalah karet bos engine mounting mengeras atau getas sehingga mudah pecah.

 ilustrasi

Pecahnya karet tersebut menjadi penyebab ban belakang menjadi goyang. Solusinya adalah langsung mengganti karet engine mounting tersebut pada bengkel terdekat agar motor anda bisa dikendarain lagi.

2. Laher Komstir Aus

Bagian motor lain seperti komstir juga bisa mempengaruhi jalannya roda kendaraan. Leher komstir yang aus bisa menyebabkan motor menjadi tidak stabil akibat stang yang sulit dikendalikan.

 Baca juga: 5 Mitos dan Sterotipe Seputar Motor Matik yang Berkembang di Indonesia

Bearing yang aus tersebut dapat dikarenakan oleh pemasangan yang terlalu kencang pada komstir, sehingga mudah kering. Banyak juga yang mengira jika ban motor bergoyang disebabkan oleh masalah pada velg dan sockbreaker.

3. Bearing As Roda Belakang

Bagian bearing as roda belakang bisa menjadi salah satu penyebab ban belakang motor goyang. Jika bearing bagian ini rusak, maka kemungkinan besar akan meleset saat kendaraan dijalankan.

 

Bearing as roda belakang bisa rusak karena jarang mengganti oli gardan, Oleh karena itu usahakan untuk selalu mengganti oli yang baru agar performa mesin kendaraan mulus. Kerusakan pada bagian ini juga akan merusak komponen-komponen terkait lainnya.

4. Bearing Roda Depan

Bearing as bagian depan yang rusak bisa mengganggu ban motor. Kerusakan tersebut bisa disebabkan oleh karat pada bearing yang tidak segera dicuci sehingga lama-kelamaan gemuk bearing roda akan mengering dan bisa jebol.

5. Mur As Roda Kendor

Mur as roda yang kendor juga menyebabkan bagian ban belakang bergoyang saat dijalankan. Akibatnya laju kendaraan tidak stabil. Maka Anda harus mengencangkan kembali mur tersebut dengan sesuai.

6. Jari-Jari Roda Kendor

Penyebab ban belakang motor matic goyang lainnya yaitu jari-jari roda mengendor. Jari-jari roda tersebut berfungsi untuk menghubungkan velg ke tromol untuk menstabilkan posisi kendaraan saat berjalan. Oleh karena itu, kerusakannya akan mengganggu komponen roda.

Setelan jari-jari roda yang terhubung dengan velg kendaraan ini dengan benar. Jika pemasangannya kendor atau lepas dari posisinya, maka laju kendaraan bisa saja terganggu seperti goyang atau oleng.

ilustrasi

7. Mur-Mur dan Suspensi Belakang Kendor

Mur-mur dan suspensi di bagian belakang yang mengalami kendor juga menjadi masalah utamanya. Pasalnya, semua komponen belakang motor ini berpengaruh terhadap kestabilan motor. Jadi, lakukan pengecekan secara rutin dengan cara mengencangkan mur yang kendor.

8. Velg Mengalami Peang

Penyebab ban motor goyang yang terakhir adalah velg yang peang atau rungsep. Kondisi ini bisa terjadi akibat kendaraan yang habis mengajar lubang jalan atau menabrak sesuatu.

Maka dari itu berkendaralah dengan hati-hati saat menemui lubang, tarik grip gas dengan kecepatan sewajarnya.

Perputaran roda yang tidak stabil tentu akan sangat mengganggu dan membahayakan pengendara.

Jika kerusakan pada velg tidak begitu parah, maka bisa melakukan press pada bagian yang bengkok. Jika kerusakannya parah, sebaiknya mengganti velg yang baru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini