Pemotor Tabrak Ferrari Diduga Mabuk, Cek Lagi Ancaman Hukuman Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 03 Januari 2022 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 53 2526660 pemotor-tabrak-ferrari-diduga-mabuk-cek-lagi-ancaman-hukuman-berkendara-di-bawah-pengaruh-alkohol-IyFPyY3plM.jpg Pemotor tabrak Ferrari di Bogor (dok Ist/Sindonews)

JAKARTA - Kedua pemotor berinisial MYI (21) dan HN (16) menabrak supercar Ferrari karena menerobos lampu merah di Simpang Tol BORR, Kota Bogor.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Apria mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 22.30 WIB pada Minggu 2 Januari 2022.

Ketika itu, motor bernomor polisi B 4575 KIT yang dikendarai pemuda MYI (21) berboncengan dengan HN (16) melaju dari arah Talang menuju Simpang Warung Jambu.

infografis

Baca Juga:

Gokil! Warga Pati Beli Mobil Alphard, Rubicon dan HR-V untuk Kado Ultah Anaknya

Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Ini Arti Sebenarnya dari JDM di Dunia Otomotif

”Di traffic light Tol BORR pemotor diduga menerebos lampu merah,” kata Galih, Senin (3/1/2022)

Akibat peristiwa ini, kedua pemotor diduga mabuk.

"Dugaan sementara pengemudi kendaraan roda dua itu dalam keadaan tidak sadar karena sebelumnya mereka ini minum-minuman beralkohol," tegas Galih.

Galih memaparkan, MYI dan HN kedua pemotor itu akan menjalani pemeriksaan oleh Satnarkoba Polresta Bogor Kota. Hal itu untuk mengetahui apakah keduanya mengkonsumsi narkoba atau tidak.

"Kita sudah libatkan Satnarkoba untuk mengkaji apakah hanya minuman keras atau lebih dari itu. Bisa saja obat-obatan terlarang. Proses itu kita minta bantuan dari Satnarkoba," ungkap Galih.

Di sisi lain, pihaknya akan melakukan kajian lebih lanjut terkait sarana dan prasarana di Simpang Tol BORR. Karena, di lokasi itu kerap terjadi kecelakaan.

"Perempatan tersebut sering terjadi laka lantas dalam waktu dekat ini akan mengkaji apakah kekeliruan atau keterlibatan sarana prasarana baik pengaturan waktu jeda lampu merah atau persimpangan lainnya sehingga harapan kita ada perbaikan sehingga ke depan menekan jumlah laka lantas," ucapnya.

Ancaman Hukuman

Untuk pengemudi yang terbukti mabuk saat mengendarai kendaraan, akan dikenakan pasal 311 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam pasal yang dijeratkan untuk pengemudi mabuk yakni pasal 311 ayat (1) berbunyi; “Setiap orang yang dengan sengaja mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan cara atau keadaan yang paling membahayakan bagi nyawa atau barang dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 3.000.000,00 (tiga juta rupiah).”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini