5 Cara Mencegah Pencurian Motor saat Rumah Kosong

Rio Chandra, Jurnalis · Rabu 05 Januari 2022 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 05 53 2527900 5-cara-mencegah-pencurian-motor-saat-rumah-kosong-t01WRndEef.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

KEJAHATAN bisa saja terjadi di mana saja terutama pencurian sepeda motor atau curanmor. Maling motor bisa beraksi di mana termasuk lingkungan rumah. Anda harus ekstra berhati-hati dalam menjaga kendaraan, khususnya saat memarkir dalam rumah kosong.

Meski pada dasarnya tidak ada jaminan motor bakal aman selalu, tapi dengan memarkir di lokasi yang mudah dipantau pemilik dan menambah kunci pengaman tambahan, akan membuat maling berpikir dua kali untuk menyasar motor Anda.

Baca juga:  6 Cara Antisipasi Pencurian Sepeda Motor, Jangan Biarkan Maling Beraksi!

Dilansir dari laman Wahana Honda, Rabu (5/1/2022), berikut beberapa cara mencegah pencurian motor dalam rumah yang kosong :

1. Parkir di posisi terdalam

Parkir di tempat yang relatif aman punya pagar bisa menciutkan maling. Selain itu parkir di posisi paling dalam karena saat terhalang motor lain, maling pasti akan berpikir dua kali untuk mengambil motor.

 

2. Kunci setang ke kanan

Posisi kunci setang ke kanan dinilai lebih aman meminimalisir pencurian. Sebab dianggap bisa menyulitkan maling untuk beraksi.

Pengecualian untuk motor sport, posisi setang motor ke kanan membuatnya menjadi sedikit menutup lubang kunci. Sehingga cukup menyulitkan untuk memasukan kunci T.

 Baca juga: Begini Cara Perpanjangan SIM Secara Online, Segini Biayanya

Posisi setang ke kanan akan membuat maling menghabiskan waktu yang lebih banyak untuk membobol kunci motor. Berbeda halnya jika posisi setang dikunci ke kiri.

3. Kunci pengaman tambahan

Saat ini sudah banyak tersedia dipasaran kunci pengaman tambahan. Salah satunya adalah gembok yang dikaitkan pada lubang cakram depan dan rantai belakang pada motor selain matik.

4. Alarm

Penambahan alarm juga termasuk salah satu tindakan preventif yang cukup efektif. Sebab, penempatannya bisa diletakkan di bagian dalam motor, sehingga tidak terlihat oleh para pelaku.

Alarm akan berbunyi nyaring dan diharapkan mengundang perhatian orang sekitar atau tetangga, sehingga maling berhenti.

 Ilustrasi

5. Cabut CDI

Hal ini adalah upaya terakhir jika tidak memiliki kunci pengaman tambahan.

Pada motor-motor skutik yang masih mengadopsi sistem karburator, letak CDI biasanya mudah dijangkau. Biasanya dipasang di bawah bagasi, contohnya Honda Beat.

Saat komponen ini dicabut, mesin motor dipastikan tidak akan bisa menyala. Cara melepasnya pun terbilang mudah. Kondisi ini dinilai bisa membuat maling berpikir dua kali untuk menggondol motor incarannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini