Brosur Iklan Mobil Berusia 40 Tahun Bantu Polisi Ungkap Kasus Tabrak Lari

Bertold Ananda, Jurnalis · Kamis 06 Januari 2022 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 52 2528415 brosur-iklan-mobil-berusia-40-tahun-bantu-polisi-ungkap-kasus-tabrak-lari-GPPKpysppd.jpg ilustrasi kecelakaan (stutterstock)

BROSUR lama tak semuanya jadi sampah. Baru-baru ini, sebuah brosur berusia 40 tahun berisi iklan mobil serta spesifikasinya bisa membantu polisi mengungkap sebuah kasus tabrak lari terjadi di wilayah hukum prefektur Aichi, Jepang. Berkat brosur itu, polisi bisa menyimpulkan mobil digunakan pelaku.

Polisi setempat sempat kesulitan mengungkap kasus tersebut pada musim panas lalu karena tak memiliki bukti kuat. Penyidik hanya mengantongi rekaman buram dari kamera dasbord untuk dijadikan bukti lanjutan.

Baca juga: Catat! Ini 5 Syarat untuk Pengiriman Mobil Antar-Pulau di Indonesia

Melansir dari Carscoops, Kamis (6/1/2022), dalam rekaman tersebut, petugas sempat melihat sekilas bagian depan mobil dan menduga bahwa unit itu merupakan mobil subkompak Toyota Aqua.

Tapi tidak cocok dengan mobil yang digunakan Misaki Hamaguch yang ditugaskan untuk meneliti mobil dipakai pelaku tabrak lari.

Berdasarkan bagaimana model kisi-kisi pada grill dan lampu kabut menonjol, membuat dia tidak yakin apakah itu unit mobil Aqua. Kemudian pada akhirnya dia beralih ke Departemen Kepolisian untuk melihat koleksi lebih dari 17.000 brosur otomotif. Brosur tersebut kemudian dibedah untuk digunakan sebagai bahan referensi dalam penyelidikan.

Baca juga: 3 Tahun Menabung di Botol Bekas Minuman, Wanita Ini Berhasil Beli Mobil Impiannya

Untungnya pihak kepolisan memiliki brosur lengkap dan Koleksinya mencakup hampir setiap mobil di jalan-jalan Jepang. Hingga pada akhirnya terbukti kuat melalui penyamaan pada brosur dan rekaman yang membantunya menentukan bahwa mobil itu sebenarnya adalah unut Toyota Yaris.

Ternyata setelah dibedah menurut hasil keputusan lebih lanjut melaporkan bahwa target Hamaguchi ternyata benar. Hamaguchi seorang yang tidak benar-benar menyukai mobil sebelum bergabung dengan kepolisian, tetapi dipaksa untuk mulai memperhatikan detail yang lebih baik karena pekerjaan.

“Ini aset dan senjata kami.” Kata Hamaguchi

Bersamaan dengan mencocokan foto bagian depan, belakang, dan samping kendaraan, departemen ini juga menyimpan lembar spesifikasi, ukuran, performa, fitur opsional, dan banyak lagi. Namun, untuk mobil modern, seringkali ada begitu banyak pilihan, sehingga polisi tidak perlu repot-repot memotong gambar dan hanya menyimpan brosur secara utuh.

Mengikuti laju dunia otomotif adalah kerja keras. Koleksi kepolisian bahkan berisi brosur untuk kendaraan sekali pakai, karena tabrak lari bisa dilakukan oleh kendaraan apa saja. Akan tetapi pekerjaan itu tidak sia-sia karena berita tentang pengumpulan itu sebenarnya telah menyebar ke departemen kepolisian di prefektur lain.

ilustrasi

Prefektur Aichi sekarang menerima permintaan dari departemen kepolisian lain untuk mengidentifikasi kendaraan dan setidaknya satu departemen lain telah mulai mengumpulkan brosurnya sendiri.

“Ini adalah serangkaian bahan berharga yang dikumpulkan oleh generasi perwira berturut-turut dengan menjaga mata yang jeli,” kata Hamaguchi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini