Share

Ngeri, Truk Tergantung di Bibir Jurang dan Nyaris Terjatuh karena Ikuti GPS

Andin Nurul Alifah, Okezone · Minggu 09 Januari 2022 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 09 52 2529391 ngeri-truk-tergantung-di-bibir-jurang-dan-nyaris-terjatuh-karena-ikuti-gps-EaObIjRA0B.JPG Truk nyaris jatuh ke jurang gegara sopir ikuti GPS (Foto: ViralPress)

SEBUAH video menunjukkan truk besar nangkring dan nyaris jatuh dari tebing 330 kaki di China. Peristiwa itu terjadi di sebuah ruas jalan pegunungan yang sempit.

Insiden tersebut berlangsung pada 1 Januari lalu dekat Kota Changzhi, Provinsi Shanxi, China bagian utara.

Pejabat setempat mengatakan, awalnya pengemudi truk terus menyusuri jalan pegunungan yang sempit karena dia mengikuti petunjuk pada navigasi satelitnya (GPS).

Namun, karena jalan semakin sempit, pengemudi memutuskan untuk kembali menuruni gunung, tetapi tidak dapat membelokkan truknya.

Sebaliknya, dia mulai membalikkan truk, merayap di antara permukaan batu di satu sisi dan tebing curam di sisi lain.

Baca juga: Rawan Celaka, Ini 5 Cara Aman Berkendara di Sekitar Truk

Infografis Tips Mobil Terbakar

Salah satu roda truk tergelincir dari jalan raya, meninggalkan kendaraan itu tergantung dengan sangat berbahaya di atas tebing.

Pengemudi dan seorang penumpang berhasil melarikan diri sebelum upaya dilakukan untuk menyelamatkan truk agar tidak jatuh ke jurang.

Rekaman drone menunjukkan truk terguling ke tepi, sementara video terpisah menunjukkan pekerja memulihkan kendaraan yang tertimpa musibah.

Tim penyelamat menggunakan tiga truk dumper berat untuk menyeret truk kembali ke jalan raya.

Regu penyelamat merantai ketiga dumper bersama-sama dan memasang katrol yang dikenal sebagai blok penjemput ke sisi gunung.

Tim kemudian memasang kawat baja berat ke truk, di sekitar katrol ke truk dumper pertama. Setelah semuanya terpasang dengan aman, tim penyelamat mundur ke atas gunung, menarik truk kembali ke jalan raya.

Katrol memastikan truk ditarik mundur ke jalur lalu lintas, mencegah kendaraan terseret ke samping dan meluncur menuruni lereng gunung. Menurut laporan CGTN, jalan tersebut akhirnya dibuka kembali pada 4 Januari, setelah ditutup sejak 1 Januari lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini