Share

Gokil! Negeri Penghasil Minyak Ini Sukses Jualan Mobil Listrik

Tim Okezone, Okezone · Senin 10 Januari 2022 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 52 2529781 gokil-negeri-penghasil-minyak-ini-sukses-jualan-mobil-listrik-AEIW1NBQ5h.jfif Ilustrasi Mobil Listrik (dok Unsplash)

JAKARTA - Mobil listrik berhasil menyumbang 65 persen penjualan mobil di Norwegia pada tahun 2021.

Melansir Reuters, hal ini membuat negara tersebut berhasil menjual lebih banyak mobil listrik, dibandingkan mobil berbahan bakar minyak.

Adapun bila penjualan mobil listrik digabung dengan hybrid, maka penjualan kendaraan elektrifikasi di Norwegia sebesar 83 persen. Tesla menjadi merek mobil listrik yang paling laris di sana.

infografis

Tesla meraih 11,5 persen pangsa pasar mobil secara keseluruhan dan menjadikannya merek nomor satu untuk pertama kalinya dalam basis setahun penuh. Di atas Volkswagen Jerman dengan 9,4 persen.

Sebelumnya, pada 2010, penjualan di negara itu didominasi oleh kendaraan diesel dengan porsi penjualan sebesar 75 persen. Sepuluh tahun kemudian, penjualan kendaraan diesel anjlok pada level 8,6 persen.

Norwegia berusaha untuk menjadi negara pertama yang mengakhiri penjualan mobil bensin dan diesel pada 2025.

Mereka sudah membebaskan kendaraan listrik baterai dari pajak yang dikenakan pada saingannya yang menggunakan mesin pembakaran internal (ICE).

Selain itu, pengguna kendaraan listrik juga dapat menikmati tarif tol dan registrasi administrasi kendaraan dengan biaya yang lebih murah.

Bahkan, pengguna di Norwegia juga diizinkan untuk melintas di jalur khusus bus.

Demi mendukung penjualan mobil listrik, Pemerintah Norwegia memberikan berbagai insentif untuk menarik minat masyarakatnya. Salah satu yang paling menarik adalah keringanan pajak untuk memiliki kendaraan listrik.

Selain itu, pemerintah juga menambah pajak bahan bakar minyak, yang membuat harga bensin terasa jauh lebih mahal ketimbang mengecas baterai mobil.

Kebijakan-kebijakan ini membuat pembeli mobil listrik mendapat banyak keuntungan dibanding membeli mobil konvensional.

Tren ini kemudian didukung dengan banyak SPBU yang tutup dan beralih sebagai lokasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Kondisi membuat masyarakat di sana sadar bahwa di masa depan, mengisi BBM akan lebih sulit dibandingkan mengecas mobil listrik.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini