Share

Otoped Listrik Dilarang di Malioboro, Ini Penyebabnya

Kuntadi, Jurnalis · Senin 10 Januari 2022 09:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 53 2529740 otoped-listrik-dilarang-di-malioboro-ini-penyebabnya-pke0xStIqH.jpg Ilustrasi Skuter Listrik (dok Freepik)

YOGYAKARTA -  Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menghentikan sementara jasa persewaan skuter (otoped listrik) yang marak di kawasan Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Aktivitas otoped kerap menimbulkan kemacetan dan rawan kecelakaan. Skuter atau otoped listrik belakangan ini banyak disewakan untuk para wisawatan yang berkunjung di Malioboro.

Kondisi ini menjadikan otoped berseliweran di sepanjang jalan Malioboro. Dampaknya sering menimbulkan kemacetan dan rawan terjadi kecelakaan.

“Sementara dihentikan dulu operasionalnya sambil menunggu kajian keselamatan dan keamanan,” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Minggu (9/1/2022).

Sesuai Undang-undang Lalu Lintas, skuter listrik masuk kategori unstable vehicle.

Ketika digunakan di jalan raya yang multikendaraan harus ada kajian yang benar.

Sebab aktivitas otoped ini juga membuat kemacetan dan rawan kecelakaan. Mereka kerap berbelok dan mengeram, sementara jalanan di Malioboro sangat padat. 

“Perlu keahlian atau kemampuan. Itu berpotensi mengganggu pengguna lalu lintas yang lain,” katanya. Pemkot sudah berkoordinasi dengan Polresta Yogyakarta dan Satpol PP setempat untuk menertibakan dulu operasional skuter listrik ini. otoped listrik hanya diperuntukkan bagi kawasan dengan syarat tertentu.

Kasatlantas Polresta Yogyakarta, Kompol Chandra Lulus Widiantoro mengatakan, dari pendataan sementara sedikitnya ada empat persewaan skuter yang ada di kawasan Malioboro.

Pelaku usaha persewaan skuter wajib menaati ketentuan operasional. Mereka membuka usaha persewaan dari pukul 18.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB saat Malioboro bebas kendaraan bermotor.

Rute yang diperbolehkan hanya di sekitaran kawasan Malioboro yakni dari Pos Teteg sampai dengan mendekati Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

“Mereka wajib menaati aturan dan hanya beroperasi pada jam tertentu,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini