Jalan Inspeksi Kali Ancol Jadi 'Sirkuit' Balap Jalanan, Begini Reaksi Pembalap

Antara, Jurnalis · Selasa 11 Januari 2022 17:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 53 2530647 jalan-inspeksi-kali-ancol-jadi-sirkuit-balap-jalanan-begini-reaksi-pembalap-waHtxI4egk.jpg Balap jalanan (Okezone)

JALAN Inspeksi Kali Ancol di Jakarta Utara akan resmi menjadi trek balap jalanan guna memfasilitasi potensi olahraga otomotif di Tanah Air, khususnya di Ibu Kota.

"Rencana persiapan 'launching' dimulai hari ini. Tentunya di awal, disiapkan fasilitas sarana-prasarana agar pengamanan (safety) balapan ini bisa berjalan dengan baik," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara Komisaris Polisi I Gusti Sunawa Gusti saat ditemui wartawan di Jakarta Utara, Senin.

Baca juga:  Tabrak Pagar Pembatas, Truk Tronton Nyaris Masuk Jurang Gara-gara Ikuti GPS

Untuk itu, lanjutnya, dalam rangka menyukseskan kegiatan balap jalanan yang akan diluncurkan 15 Januari 2022 itu, pihaknya turut membantu memfasilitasi kegiatan pengecekan trek balapan lurus (drag race) tersebut pada Senin ini.

Gusti mengatakan Jalan Inspeksi Kali Ancol yang dipakai rencananya hanya sepanjang 500 meter, namun di lapangan banyak hal yang masih perlu diperbaiki dari trek sepanjang 1,1 kilometer tersebut, terutama dari sisi keamanan saat pengereman.

 

Untuk itu, dalam kegiatan pengecekan tadi, perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Rifat Sungkar serta pembalap Angga Abdillah turut diundang untuk melihat dan memastikan kelayakan fasilitas balap tersebut.

Menurut Angga, trek di Jalan Inspeksi Kali Ancol belum memadai untuk digunakan pengereman menggunakan sepeda motor balap dengan ban kecil.

 Baca juga: Viral Motor Modifikasi Ini Angkut Sampai 8 Penumpang

Menurut pembalap yang berkecimpung di komunitas balap jalanan itu, Jalan Inspeksi Kali Ancol tidak rata sehingga cukup rawan ketika mengerem dengan sepeda motor ban kecil.

"Kalau pakai ban gede, sampai pengereman aman. Kalau ban kecil berisiko motornya rawan terpental," kata Angga.

Sementara menurut mantan pereli nasional Rifat Sungkar, untuk jarak yang 500 meter itu aman balapan di sana. Tetapi jika finis dengan kecepatan tinggi, masih dibutuhkan trek pengereman lagi sekitar 300 meter.

"Sepanjang 500 dan 300 meter itu jalannya harus mulus semua. Ternyata ditemukan titik gelombang untuk diperbaiki. Ini yang kami coba temukan hari ini adalah bagaimana solusinya. Panjangnya cukup, tetapi di titik-titik tengah perlu ada perbaikan," kata Rifat.

 Ilustrasi

Namun Rifat masih optimistis dengan waktu lima hari lagi masih cukup untuk perbaikan aspal jalan.

"Makanya Pemda DKI juga kami undang ke sini, untuk melihat lokasi apakah kegiatan ini bisa masuk pemeliharaan supaya jalanannya mulus sesuai harapan kita," kata Rifat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini