Share

Viral Cekcok Antar Tetangga Diduga Gara-gara Klakson, Cek Aturan Resminya

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 52 2532032 viral-cekcok-antar-tetangga-diduga-gara-gara-klakson-cek-aturan-resminya-v5OHNFBuDy.jpg Ilustrasi Klakson (dok Freepik)

JAKARTA - Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan antar tetangga yang berseteru diduga karena bunyi klakson.

Dalam video yang diunggah Instagram @tkpmedan dilansir Okezone pada Jumat (14/1/2022), tampak pasangan suami istri yang terluka karena dianiaya oleh tetangganya di Lingkungan III, Jalan Platina Raya, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (9/1/2022).

Tertulis dalam keterangan, "Gara-Klakson, Suami Berlumuran Darah dan Istri Patah Tangan Dihajar Tetangga.”

Usut punya usut, ternyata kasus penganiayaan tersebut disebabkan oleh hal yang sepele. Awalnya pria berinisial D dan istrinya berinisial A serta anaknya hendak keluar rumah menggunakan mobil.

Baca Juga:

Viral Pemotor Trail Jatuh Nabrak Bapak-bapak Naik Motor, Sikapnya Tuai Pujian Selangit

Tips Ampuh Berkendara Hemat BBM, Patut Diperhatikan Nih!

Pada saat yang bersamaan, pria berinisial R yang berjarak hanya tiga rumah dari D juga hendak keluar rumah ingin mencari sarapan bersama istri dan anak lelakinya.

Melihat mobil R, D langsung membunyikan klakson panjang yang mengagetkan.

Kemudian, R dikabarkan emosi dan tidak terima setelah mendengar suara klakson dari mobil yang dikendarai oleh D.

R pun turun dari mobilnya dan terlibat cekcok dengan D hingga akhirnya melakukan penganiayaan kepada D dan istrinya.

Akibat peristiwa ini, R melaporkan pasangan suami istri itu ke polisi. Kini, dua pihak yang berseteru itu membuat laporan di Polres Pelabuhan Belawan, dan Polsek Medan Labuhan.

"Kasusnya sudah ditangani oleh penyidik di Polres maupun di Polsek. Kedua (pihak) belum ditetapkan sebagai tersangka," jelas Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi.

Etika Menyalakan Klakson

Melansir laman MitsubishiMotors, apabila kamu perlu memberi peringatan kepada pengguna jalan lain yang melanggar, tetap saja harus secara sopan dan tak berlebihan.

Bunyikan klakson sekali saja. Namun jika yang bersangkutan tak juga sadar, boleh membunyikan klakson sekali lagi. Jangan sampai membunyikan secara terus-menerus.

infografis

Kamu juga bisa membunyikan klakson kepada pengguna jalan lain yang telah bersedia memberikan mobil anda lewat atau mendahului.

Selain itu, tetap jaga suara klakson sebagaimana standar bawaan pabrik. Sebab, tingkat kekerasan suaranya sudah diatur agar tak mengganggu pengguna jalan yang lain.

Aturan Hukum Seputar Klakson

Klakson merupakan perangkat atau alat yang wajib dan berfungsi di kendaraan, mobil atau motor. Kewajiban adanya klakson diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

Kementerian Perhubungan telah mengatur soal aturan penggunaan klakson kedaraan. Hal ini guna menghindari menimbulkan polusi suara dan menjaga agar suara klakson dapat diterima dengan bagus oleh telinga.

Kekuatan bunyi klason berada pada rentang minimal 83 desibel dan maksimal 118 desibel dan harus dapat terdengar dalam jarak 60 meter. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2012 Pasal 69.

Lebih rincinya, pasal 71 PP Nomor 43 tahun 1993 menyebutkan beberapa hal yang boleh dilakukan dan hal yang dilarang terkait fitur isyarat bunyi pada kendaraan.

Isyarat peringatan dengan klakson dapat digunakan jika:

Diperlukan untuk keselamatan lalu lintas

Melewati kendaraan bermotor lain

Isyarat peringatan yang dilarang digunakan dalam kondisi:

Tempat-tempat tertentu yang dinyatakan dengan rambu-rambu

Apabila isyarat bunyi tersebut mengeluarkan suara yang tak sesuai dengan persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor. Apabila melanggar poin ini, maka akan mendapat sanksi.

Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 285 ayat 1 menyebutkan jika orang yang tak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan saat mengemudikan kendaraan bermotor seperti contohnya klakson, maka akan dipidana kurungan penjara paling lama 1 bulan atau denda sebesar Rp250 ribu

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini